Peran Guru Dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosional Pada Anak
Abstract
Peran guru dalam mengembangkan kecerdasan emosional pada anak. Kecerdasan emosional sangat penting dalam pendidikan modern, dan guru memiliki peran penting sebagai model, motivator, dan evaluator dalam membantu anak mengembangkan kecerdasan emosional mereka. Faktor pendukung dalam mengembangkan kecerdasan emosional anak meliputi faktor fisik, psikologis, dan lingkungan. Lingkungan yang mendukung dapat membantu anak merasa aman dan diterima secara sosial, serta memperkuat kemampuan mereka dalam mengatur emosi dan berinteraksi dengan orang lain.Guru memiliki peran penting dalam mengembangkan kecerdasan emosional anak, namun terdapat faktor penghambat seperti perbedaan status sosial dan keberagaman budaya. Diperlukan pemahaman yang lebih mendalam dan upaya terarah dalam memperkuat peran guru dalam hal ini. Pengetahuan mengenai pentingnya peran guru dalam mengembangkan kecerdasan emosional anak dapat memberikan kontribusi positif dalam pembentukan generasi yang lebih seimbang secara emosional.References
Abd. Hakim Naba, & Nirwana, N. (2022). Peranan Guru dan Orang Tua dalam Mengembangkan Sosial Emosional Anak. AIJER: Algazali International Journal Of Educational Research, 4(2), 139–150. https://doi.org/10.59638/aijer.v4i2.369
Amiruddin, & Zulfan Fahmi. (2022). Peran Guru Sebagai Motivator Dan Pengaruhnya Terhadap Hasil Belajar Siswa. Jurnal Al-Fikrah, 11(1), 29–44. https://doi.org/10.54621/jiaf.v11i1.259
Arsini, Y., Yoana, L., & Prastami, Y. (2023). JURNAL MUDABBIR (Journal Research and Education Studies) Volume 3. Nomor 2 Tahun 2023 http://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/mudabbir PERANAN GURU SEBAGAI MODEL DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK. Journal Research and Education Studies, 3(2), 27–35. http://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/mudabbir
Emosional, K., Di Sman, A., & Selatan, T. (2015). Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mengembangkan. 11(1), 1–14. http://detik.com.
Harja, H. (2021). Peran Guru Sebagai Evaluator. Nomifrod, 1–5
Hasan, M. S., & Aziz, A. (2023). Kontribusi Pendidikan Islam dalam Pengembangan Sosial Emosional Peserta Didik di MTs Salafiyah Syafiiyah Tebuireng Jombang. Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaaan, 3(2), 143–159
Juhji. (2016). Peran guru dalam pendidikan. Studia Didaktika: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 10(1), 52–62.
Kurnia, H. (2019). Pengaruh Kecerdasan Intelektual, Emosional Dan Spiritual Terhadap Prestasi Belajar Pendidikan Kewarganegaraan. Academy of Education Journal, 10(01), 1–21. https://doi.org/10.47200/aoej.v10i01.267
Maulinda, R., Muslihin, H. Y., & Sumardi. (2020). Analisis Kemampuan Mengelola Emosi Anak Usia 5-6 Tahun (Literature Riview). Jurnal PAUD Agapedia, 4(2), 300–313.
Rika Sa’diyah. (2019). Urgensi kecerdasan emosional bagi anak usia dini. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1–19.
Siregar, N. C., & Marsigit, M. (2015). Pengaruh pendekatan discovery yang menekankan aspek analogi terhadap prestasi belajar, kemampuan penalaran, kecerdasan emosional spiritual. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 2(2), 224–234. https://doi.org/10.21831/jrpm.v2i2.7336
Suciati, W. (2016). Kiat sukses melalui kecerdasan emosional dan kemandirian belajar. Rasibook.
Zaini, B., & Hakim, L. (2023). Mengembangkan Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual Pada Diri Siswa. Cendekia: Jurnal Studi Keislaman, 9(2), 193–204. https://doi.org/10.37348/cendekia.v9i2.350
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
AMI Journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.