Peran Guru di Sekolah dan di Masyarakat
Abstract
Guru merupakan elemen fundamental dalam sistem pendidikan nasional yang memiliki peran strategis dalam membentuk kualitas sumber daya manusia. Di era globalisasi dan revolusi industri 4.0, peran guru semakin kompleks karena tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, mengintegrasikan teknologi pembelajaran, dan menjadi tokoh moral di masyarakat. Meskipun memiliki peran vital, guru menghadapi berbagai tantangan kompleks yang memerlukan perhatian serius dari pemangku kepentingan pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran guru di sekolah dan masyarakat serta mengkaji tantangan yang dihadapi dalam dunia pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka melalui penelaahan literatur relevan meliputi buku sosiologi pendidikan, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan pendidikan nasional. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki enam peran utama di sekolah yaitu sebagai pendidik, pengajar, fasilitator, motivator, evaluator, dan pembimbing. Di masyarakat, guru berperan sebagai pembina masyarakat, penemu masyarakat, dan agen masyarakat yang menghubungkan aspirasi masyarakat dengan pemerintah. Tantangan yang dihadapi meliputi perubahan kurikulum, adaptasi teknologi digital, kesenjangan aksesibilitas, beban psikologis dan sosial, serta keterbatasan kompetensi dan sumber daya dalam pendidikan inklusi. Profesionalisme dan dedikasi guru dalam menjalankan perannya menjadi kunci keberhasilan pendidikan nasional.References
Arifin, Z. (2020). Evaluasi pembelajaran: Prinsip, teknik, prosedur. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Dewantara, K. H. (1984). Pemikiran pendidikan Indonesia. Jakarta: PT Balai Pustaka.
Fitriyadi, H. (2016). Integrasi teknologi informasi komunikasi dalam pendidikan: Potensi manfaat, masyarakat berbasis pengetahuan, pendidikan nilai, strategi implementasi dan pengembangan profesional. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 21(3).
Hamalik, O. (2020). Proses belajar mengajar. Bandung: PT Bumi Aksara.
Lase, D., Waruwu, E., & Waruwu, S. (2022). Integrasi TIK dan pengembangan kompetensi digital guru prajabatan di perguruan tinggi. LAURU: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi, 1(1).
Made Sugiarta, dkk. (2020). Filsafat Pendidikan Ki Hajar Dewantara (Tokoh Timur). Jurnal Filsafat Indonesia, 2(3), 124
Nasution, S. (2019). Masyarakat dan pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Prastyawan. (2016). Menjadi pendidik ideal di lingkungan sekolah dan di kalangan masyarakat. Al-Hikmah: Jurnal Studi Keislaman, 6(2), 176
Raka Joni, T. (2020). Peranan guru dalam masyarakat. Jakarta: Rajawali Press.
Ramadhana, R. N. (2020). Tantangan pendidikan inklusi dalam mendidik anak berkebutuhan khusus.
Rusman. (2021). Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan profesionalisme guru (Edisi Kedua). Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Sanjaya, W. (2021). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Jakarta: Kencana.
Sulaiman Saat. (2014). Guru: Status dan kedudukannya di sekolah dan dalam masyarakat. Jurnal Auladuna, 1(1), 102
Supardi. (2020). Kinerja guru. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Suprihatiningrum, J. (2020). Guru profesional: Pedoman kinerja, kualifikasi, & kompetensi guru. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Tilaar, H. A. R. (2021). Pendidikan dan masyarakat Indonesia. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Ummah, dkk. (2023). Tantangan atau hambatan dalam menerapkan pendidikan inklusi. Jurnal Madrasah Ibtidaiyah, 2(1).
Uno, H. B. (2021). Teori motivasi dan pengukurannya: Analisis di bidang pendidikan (Edisi Revisi). Jakarta: Bumi Aksara.
Wati, I., & Kamila, I. (2019). Pentingnya guru profesional dalam mendidik siswa milenial untuk menghadapi revolusi 4.0. Prosiding Seminar Nasional Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang.
Zubaidah, S. (2020). Keterampilan abad ke-21: Keterampilan yang diajarkan melalui pembelajaran online.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
AMI Journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.