HUBUNGAN ANTARA KEPERCAYAAN DIRI DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMP SWASTA BUDI AGUNG MEDAN MARELAN
DOI:
https://doi.org/10.30821/lokakarya.v3i1.3360Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepercayaan siswa di SMP swasta Budi Agung Medan Marelan. Bagaimana motivasi siswa di Smp Swasta Budi Agung Medan Marelan. dan Bagaimana Hubungan Antara Kepercayaan Diri Dengan Motivasi Belajar Siswa Di Smp Swasta Budi Agung Medan Marelan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah siswa smp swasta budi agung medan marelan tahun pelajaran 2022/2023 sebanyak 297 siswa. Dalam pengambilan sampel penelitian mengacu pada pendapat suharsimi ialah 15% dari populasi yang ada yaitu 45 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian dengan menggunakan metode angket (kuesioner) dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan bantuan program SPSS versi 25. Dalam analisis instrumen dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan analisis korelasi. Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa terdapat hubungan yang kuat antara Kepercayaan diri dengan Motivasi belajar siswa, dimana harga rhitung> rtabel (0,668 > 0,220), dan pengaruh yang diberikan sebesar 44,5 %. Artinya untuk mengoptimalkan Motivasi belajar siswa ditentukan oleh faktor Kepercayaan diri siswa.References
Bactiar, A. (2020). Obat Minder. Yogyakarta: Araska. Dalyono. (2009). Motivasi Belajar. Pendidikan. 57.
Eka. (2018). Pengaruh Kepercayaan Diri Terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Sejarah Di Kelas X Program Ipa Cerme Gresik. Pendidikan Sejarah. 6 (3). 80.
Hamdan. (2009). Hubungan Antara Kepercayaan Diri dengan Motivasi Berprestasi pada Siswa Smu N 1 Bekasi. Pendidikan. Bekasi.
Indra, K. (2016). Hubungan Antara Kepercayaan Diri dengan Prestasi Belajar dan Perencanaan Karir. Pendidikan, 5 (1), 33.
Khairiah, mustika wati, Sri hartini, (2015). Hubungan Kepercayaan Diri dengan Hasil Belajar. Pendidikan, 3 (3), 200.
Mohammad Syarif Sumantri, (2015), Strategi Pembelajaran, Jakarta: PT Raja Grafindo, h. 378.
Nana Sudjana dan Ibrahim, (2007), Penelitian dan Penilaian Pendidikan, Bandung: CV Sinar Baru, h.77.
Nurmawati, (2014), Evaluasi Pendidikan Islam, Bandung: Cita Pustaka Media, h. 69.
Octavia, S. A. (2021). Profesionalisme Guru Dalam Memahami Perkembangan Peserta Didik. Sleman: Deepublish.
Salim, (2018), Metodologi Penelitian Kuantitatif, Bandung: Cita Pustaka Media, h. 113
Sardiman, (2012). Interaksi Dan Motivasi Belajar Mengajar. Rajawalipers. Syafaruddin,dkk, (2013), Panduan Penulisan Skripsi, Medan: Kementerian Agama
RI Instutit Agama Islam Negeri Sumatera Utara, h. 19.
Sugiono, (2009), Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan RnD, Bandung: Alfa Beta, h. 198.
Sugiyono, (2006), Metode Penelitian Administrasi, Bandung: CV Alfabeta, h. 142.
Sugiyono, (2016). Metode Penelitian Pendidikan: pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan Rnd; (cet 23). Alfabeta
Sugiyanto, (2017), Metode Penelitian Pendidikan, Bandung: Alfabeta, h. 118
Suharsimi Arikunto, (2013), Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan, Jakarta: Bumi Aksara, h. 115
Suharsimi Arikunto,(2006), prosedur penelitian suatu pendekatan praktek, Jakarta: PT. Rineka Cipta, h. 130
Suharsimi Arikunto, Op. Cit., h. 151
Wulansari, (2019). Hubungan Kepercayaan Diri dengan Motivasi Belajar Siswa Kls X Sma Kristen Satya Wacana Salatiga”. 10 (1), 73.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
Lokakarya Journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.