IMPLEMENTASI DISCOVERY LEARNING DALAM MENCIPTAKAN AGEN PERDAMAIAN PADA KOMUNITAS PELITA PADANG
DOI:
https://doi.org/10.30829/pema.v4i2.4721Keywords:
ABCD, Kapasitas Digital, Media Sosial, Pelita Padang.Abstract
Komunitas Pelita Padang di Sumatera Barat memiliki fokus pada isu perdamaian dan literasi informasi dengan misi membangun pemahaman inklusif di tengah keberagaman masyarakat. Tantangan era digital memunculkan berbagai kendala dalam memperluas jangkauan dan dampak komunitas ini, khususnya melalui media sosial. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mendampingi komunitas Pelita Padang dalam mengidentifikasi serta memaksimalkan potensi aset yang dimiliki melalui pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) dan Logical Framework Approach (LFA). Melalui metode ini, komunitas diarahkan untuk lebih memahami, menggali, dan memanfaatkan sumber daya seperti keterampilan anggota, relasi strategis, dan aset digital yang telah tersedia. Pengabdian ini meliputi serangkaian kegiatan, yaitu pelatihan keterampilan digital, pembuatan konten kreatif, dan kolaborasi dengan mitra eksternal yang relevan. Melalui program ini, komunitas Pelita Padang mampu lebih adaptif terhadap perkembangan era digital dan konsisten dalam menyuarakan nilai-nilai perdamaian dan inklusivitas di masyarakat.References
A.Hakim, Bashori. 2012. “Kerukunan Umat Beragama Di Sumatera Barat.” Harmoni; Multikultural & Multireligius 11(Multikultural & Multireligius):102–15.
Aisah, Siti. 2024. “Strategi Gerakan PELITA (Pemuda Lintas Agama) Kota Padang Dalam Menyebarkan Nilai Toleransi Antar Umat Beragama Di Tengah Masyarakat Mayoritas Islam Kota Padang.” Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
Arfiansyah, Arfiansyah. 2015. “Implikasi Pemberlakuan Perda Syari’at Terhadap Ideologi Negara Indonesia.” Jurnal Ilmiah Islam Futura 15(1):20. doi: 10.22373/jiif.v15i1.555.
Guyanie, Gugun El, and Moh Tamtowi. 2022. “Politik Legislasi Perda Syari’ah Di Sumatera Barat.” Staatsrecht: Jurnal Hukum Kenegaraan Dan Politik Islam 1(1):1–17. doi: 10.14421/staatsrecht.v1i1.2377.
Hasan, Halili, Iif Fikriyati Ihsani, and Ihsan Yosarie. 2023. “Indeks Kota Toleran (IKT) 2022.” Siaran Pers Setara Institute, 1–9.
Khaswara, F., & Hambali, R. Y. A. (2021). Conflict Theory According to Johan Galtung. Gunung Djati Conference Series, 4, 650–661.
Larasati, P. K. P., Kartika, K. D., Rahayu, A. S., Khairunisa, P., & Julianto, I. N. L. (2021). Efektivitas Content Creator Dalam Strategi Promosi Di Era Digital. SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan, 2(1), 121–128. https://doi.org/10.54443/sibatik.v2i1.507
Lianovanda, D. (2023). Apa itu Content Creator? Ini Pengertian, Tugas, dan Skill yang Dibutuhkan. Skill Academmy by Ruangguru.
Panjaitan, Sinta Cristin. 2016. “Dialog Antar Iman Oleh Komunitas Basis Dan Relevansinya Bagi Indonesia.” STKIP Widya Yuwana Madiun 1–23.
Pelita Padang, Pelita. 2020. “Profil Pelita Padang.” Pelita Padang.
Prasteyo, Laurentius Yananto Andi. 2013. “Peran Tokoh Lintas Agama Dalam Menangkal Gerakan Radikalisme Agama Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Wilayah (Studi Pada Komunitas Tokoh Lintas Agama Di Kota Surakarta, Jawa Tengah).” Jurnal Ketahanan Wilayah 3(19):139–49.
Prasteyo, L. Y. A. (2013). Peran okoh Lintas Agama dalam Menangkal Gerakan Radikalisme Agama dan Implikasinya terhadap Ketahanan Wilayah (Studi pada Komunitas Tokoh Lintas Agama di Kota Surakarta, Jawa Tengah). Jurnal Ketahanan Wilayah, 3(19), 139–149.
Sundawa, Y. A., & Trigartanti, W. (2018). Fenomena Content Creator di Era Digital. Prosiding Hubungan Masyarakat, 4(2), 1–6. https://www.youthmanual.com/profesi/media-dan-
Shalilin, Nurus, Nuzul Iskandar, and Mufti Ulil Amri. 2015. PETA MASALAH KEHIDUPAN BERAGAMA DI SUMATERA BARAT.
Syafi’ie, M., Alif Lukmanul Hakim, and Despan Heryansyah. 2021. “Pemberdayaan Forum Pemuda Lintas Agama (FPLA) Dalam Penguatan Kapasitas Anggota Sebagai Aktor Penggerak Toleransi Di Kabupaten Kulon Progo Yogyakarta.” Wisanggeni: Jurnal Pengabdian Masyarakat 1:13–30. doi: 10.25217/wisanggeni.v1i1.1452.
Syahrul, Ninawati, Sastri Sunarti, Dina Amalia Susamto, Erli Yetti, Atisah, Suryami, Tri Amanat, and Nur Ahid Prasetyawan. 2022. “Identitas Budaya Dan Nilai Demokrasi Dalam Cerita Asal-Usul Tujuh Subsuku Mentawai.” Aksara 34(1):41–60.
Wahyuni, D. (2018). Jakatarub dan Kerukuna Hidup Umat Beragama di Kota Bandung. TEMALI : Jurnal Pembangunan Sosial, 1(2), 259–289. https://doi.org/10.15575/jt.v1i2.2990
Wahyuni, D. (2020). Anak Muda dan Dialog Keagamaan: Belajar dari Komunitas Jaringan Kerja Antar Umat Beragama Kota Bandung (I. Karlina (ed.)). Guepedia.
Wahyuni, D., & Ashadi, A. (2022). Pendampingan Peningkatan Wawasan Aktivisme Perdamaian Anak Muda dalam Membangun Perdamaian di Kota Padang. Dedikasi: Jurnal Pengabdian …, 15(1), 1–7. https://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/dedikasi/article/view/6484
Youth Manual, Y. M. (2018). Content Creator. https://www.youthmanual.com/profesi/media-danperiklanan/content-creator
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Jurnal Tarbiyah provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. Jurnal PEMA Tarbiyah Open Access articles are distributed under this CC BY SA.