PELATIHAN GURU BERBASIS LITERASI DIGITAL DALAM MENGHADAPI TANTANGAN PENDIDIKAN 4.0 DI MIS AL KHAIRAT DELI TUA
DOI:
https://doi.org/10.30829/pema.v4i2.4814Keywords:
Literasi Digital, Pelatihan Guru, Pendidikan 4.0, MIS Al Khairat Deli TuaAbstract
Era Pendidikan 4.0 menuntut transformasi dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital dalam proses belajar mengajar. Guru sebagai ujung tombak pendidikan dituntut untuk memiliki kompetensi literasi digital yang memadai agar mampu menjawab tantangan zaman dan memenuhi kebutuhan peserta didik abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pelatihan guru berbasis literasi digital di MIS Al Khairat Deli Tua sebagai upaya peningkatan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan Pendidikan 4.0. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap konsep literasi digital, keterampilan dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran, serta meningkatnya motivasi guru dalam mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis digital. Pelatihan ini juga menjadi langkah strategis dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan demikian, pelatihan literasi digital terbukti efektif dalam mendukung kesiapan guru menghadapi transformasi pendidikan di era digital.References
Hapsari dan Santoso, “Literasi Digital sebagai Fondasi Pengembangan SDM di Era Revolusi Industri 4.0,” Jurnal Sumber Daya Manusia 7, no. 1 (2023): 45–52.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Penguatan Pendidikan Karakter (Jakarta: Kemendikbud, 2020), hlm. 45.
M. Situmorang, “Pelatihan Guru dalam Meningkatkan Kompetensi Digital di Sekolah Menengah,” Jurnal Pengabdian Masyarakat Digital 4, no. 1 (2022): 55–62.
Putra dan Amalia, “Peran Literasi Digital dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Era Digital,” Jurnal Teknologi Pendidikan 8, no. 1 (2023): 12–20.
Rahmat, “Peran Guru dalam Meningkatkan Literasi Digital Peserta Didik di Sekolah Dasar,” Jurnal Ilmu Pendidikan 18, no. 3 (2021): 203–210.
Widodo, “Pentingnya Literasi Digital bagi Guru dan Siswa di Era Digitalisasi,” Jurnal Pendidikan dan Teknologi 11, no. 1 (2023): 55–62.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Jurnal Tarbiyah provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. Jurnal PEMA Tarbiyah Open Access articles are distributed under this CC BY SA.