ANALISIS ETIKA DAN MORALITAS TERHADAP KASUS GUS-GUS DI PULAU JAWA: PERSPEKTIF SOSIAL DAN AGAMA DALAM KONTEKS KONTROVERSI
DOI:
https://doi.org/10.30829/pema.v4i2.4941Keywords:
Etika, Moralitas, Sosial, Agama.Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya fenomena kontroversi yang melibatkan sejumlah tokoh berstatus “gus” di Pulau Jawa yang memunculkan ketegangan antara idealitas etika-moral dalam tradisi pesantren dan realitas perilaku tokoh agama di ruang publik digital. Dalam konteks modern, otoritas keagamaan tidak lagi diterima secara otomatis berdasarkan garis keturunan atau posisi sosial, melainkan dinilai melalui konsistensi etika, akhlak publik, dan sensitivitas moral dalam interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komprehensif bagaimana kontroversi “gus” terbentuk, bagaimana moralitas tokoh agama direpresentasikan, serta bagaimana masyarakat merespon dinamika tersebut dalam perspektif etika normatif, moralitas sosial, dan konstruksi digital. Menggunakan metode penelitian kepustakaan, data dikumpulkan melalui buku, jurnal, serta pemberitaan dan konten digital yang relevan. Analisis dilakukan dengan content analysis dan critical discourse analysis untuk membandingkan idealitas etika keagamaan dengan perilaku empiris para gus yang memicu perdebatan publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital menciptakan rezim moral baru yang menuntut transparansi, kehati-hatian berbahasa, dan akuntabilitas publik yang lebih tinggi bagi tokoh agama. Kontroversi yang melibatkan Gus Elham, Gus Samsudin, dan Gus Miftah mengindikasikan rapuhnya legitimasi religius ketika perilaku tidak sejalan dengan nilai akhlak. Penelitian ini menegaskan perlunya revitalisasi etika publik tokoh agama serta penguatan pendidikan moral di pesantren agar otoritas keagamaan tetap relevan dan dipercaya masyarakat.References
Amaliyah, E. I. (2025). Routinizing Charisma: The Rise of Gus and The Transformation of Pesantren in Jepara, Indonesia. Jurnal Sosiologi Reflektif, 19(2), 401–428.
Ardona, T. F., & Nasar, I. (2025). Narasi Hadis di Media Sosial: Adab Komunikasi dalam Dakwah Gus Miftah dan Pembentukan Otoritas Keagamaan. Jurnal Exact: Kajian Kemahasiswaan, 3(1), 217–230.
Effendi, D. I., & Ridwan, A. (2022). Dakwah dan Media Massa: Perspektif Sosiologi dan Budaya Populer (2 ed.). Yayasan Lidzikri.
Enjang, & Supandi, D. (2025). Dampak Media Sosial terhadap Identitas Keagamaan Muslim Pada Abad Ke-21 Perspektif Sosial dan Budaya. AL-AFKAR: Journal for Islamic Studies, 8(1), 1600–1610.
Fakhruddin, M. (2025). Kasus Gus Elham Cium Anak Perempuan, Menteri PPPA Minta Masyarakat Waspadai Praktik Child Grooming. MUI Digital. https://mui.or.id/baca/berita/kasus-gus-elham-cium-anak-perempuan-menteri-pppa-minta-masyarakat-waspadai-praktik-child-grooming
Fitriani, M. I. (2021). Kepemimpinan Pendidikan (Teori dan Aplikasinya dalam Pengembangan “Basis Religius” Madrasah). Pusat Penelitian dan Publikasi Ilmiah LP2M UIN Mataram.
Governance, J., Uma, P. S., Fadiyah, I., & Fauzi, A. M. (2025). Religion-Based Leadership and Shifting Public Perceptions : The Case of Gus Muhdlor in Sidoarjo. 13(2), 229–237. https://doi.org/10.31289/jppuma.v13i2.15467
Hamzah, A. (2022). Metode Penelitian Keperpustakaan (Library Research). Rajawali Press.
Harahap, S. M., Siregar, F. A., & Harahap, D. (2021). Nilai-nilai dan Praktik Moderasi Beragama Berbasis Kearifan Lokal di Sumatera Utara. Merdeka Kreasi.
Hatmini, S. S., & Nugroho, A. Y. (2025). Kontestasi Budaya dan Respons Negara terhadap Penerimaan LGBT: Perbandingan Antara Indonesia dan Model Inklusivitas di Eropa. Journal of Political Issues, 6(2), 146–155.
Hazan, Ramadhani, R., & Mutmainnah. (2025). Konsep Dasar Etika. Journal Papyrus: Sosial, Humaniora, Perpustakaan dan Informasi |, 4(2), 55–62.
Hesya, A. F. (2025). Cara Mendidik Anak Masa Kini. Manggu Makmur Tanjung Lestari.
Imbaruddin, A. (2016). Birokrasi, Akuntabilitas dan Kinerja. De La Macca.
Kasir, I., & Awali, S. (2024). Peran Dakwah Digital dalam Menyebarkan Pesan Islam di Era Modern. Jurnal An-Nasyr: Jurnal Dakwah dalam Mata Tinta, 11(1), 59–68.
Kuswana, D., & Pauzian, M. H. (2023). Religious Authority in the New Media Era: Sabilul Huda Islamic Boarding School Da’wah on Social Media. Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies, 17(2), 415–444.
Laili, N. H., & Fauzi, A. (2024). Upaya Melestarikan Tradisi Keagamaan Aswaja: Studi Kasus Pondok Pesantren al-Falah Sumber Gayam Pamekasan. Jurnal Studi Pendidikan, 5(2), 88–102.
Lubis, Y. M., & Kadri, W. N. (2024). Ujaran Kebencian di Era Digital (Perspektif Etika Komunikasi AL-Quran dan Solusinya). BUSYRO: Jurnal Dakwah dan Komunkasi Islam, 6(1), 1–17.
Mufrida, I., & Pratiwi, C. S. (2025). Analisis Dampak Dakwah Gus Iqdam terhadap Dinamika Sosial dan Keagamaan: Studi Kasus pada Masyarakat Karanggayam Blitar. Ikhlas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, 2(3), 302–319.
Purwanti, F. (2024). Gus Samsudin Dituntut 2,5 Tahun Penjara di Kasus Konten Tukar Pasangan. DetikNews. https://news.detik.com/berita/d-7430646/gus-samsudin-dituntut-2-5-tahun-penjara-di-kasus-konten-tukar-pasangan
Rafidawati, M., & Nurjanah, T. (2025). Etika Komunikasi Perspektif Agama Islam. Al-Akmal: Jurnal Studi Islam, 4(1), 43–57.
Renaldi, M. H. (2025). Negosiasi Otoritas Keagamaan dan Dinamika Ruang Publik Islam. Jurnal Pemikiran IMM, 1(1), 1–17.
Riawan, D. K. (2023). Pembentukan Akhlak Moral Santri di Pondok Pesantren sebagai Tujuan Utama Pendidikan dengan Kurikulum Berbasis Agama. Seminar Nasional Universitas Negeri Surabaya 2023, 653–661.
Rizky, F. I., Faridah, N., Sholichah, A., Naya, A., & Siswanto, A. H. (2025). Transformasi Metodologi Dakwah dalam Era Teknologi Informasi. Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara, 1(6), 624–629.
Sahal, U. (2024). Viral Gus Miftah Sebut Penjual Es Goblok, Dosen UM Surabaya Ingatakan Soal Adab Publik Figur. UM Surabaya. https://www.um-surabaya.ac.id/article/viral-gus-miftah-sebut-penjual-es-goblok-dosen-um-surabaya-ingatakan-soal-adab-publik-figur
Sartono, Fahmi, A. Z., & Ahyani, H. (2025). Islamic Mindset 6.0: Meracik Islam Kontekstual dalam Pendidikan, Karakter, dan Etika di Dunia Modern. Widina Media Utama.
Siregar, M. N., & Madya, E. B. (2025). Strategic Roles of Religious Leaders in Shaping Islamic Youth Morality. Indonesian Journal of Innovation Studies, 26(4), 1–13.
Taufiqurrahman, T., Nugroho, N., & Firdaus, A. (2025). Dampak Gelar Keagamaan terhadap Otoritas Sosial: Studi Kritis terhadap Gus Miftah di Media Sosial Tiktok dalam Perspektif Budaya dan Agama. Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin, 11(1), 64–81.
Turyani, I., Suharini, E., & Atmaja, H. T. (2024). Norma dan Nilai Adat Istiadat dalam Kehidupan Sehari-hari di Masyarakat. SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS, 2(2), 234–243.
Yusutria. (2023). Manajemen Pendidikan Berbasis Pesantren/Asrama. Jivaloka.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Jurnal Tarbiyah provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. Jurnal PEMA Tarbiyah Open Access articles are distributed under this CC BY SA.