MENCETAK PARA SARJANA DARI UNIVERSITAS MASJID: ANTARA WACANA DAN KONSEP
DOI:
https://doi.org/10.30829/tar.v22i2.35Abstract
Masjid sebagai peradaban dunia telah banyak difungsikan umat Islam sejak kelahirannya sampai sekarang. Pada permulaan Islam, Masjid Nabawi dipergunakan oleh Nabi Muhammad Saw. untuk semua kegiatan termasuk pusat pemerintahan dan markas besar militer. Dari banyak peranan masjid sepanjang sejarah, peranan sebagai tempat ibadah dan tempat pendidikan masih kita jumpai sampai saat ini, termasuk di kota-kota besar di Indonesia. Sementara, masjid sebagai tempat ibadah, tempat musyawarah, dan pusat informasi juga masih kita banyak temukan di masjid-masjid pesedasaan. Sebagai tempat pendidikan, masjid dalam sejarah banyak melahirkan para ulama yang mumpuni dan bahkan ada masjid yang secara signifikan berobah fungsi menjadi universitas, yaitu Universitas al-Azhar Mesir. Melihat adanya kewajiban khutbah Jum’at, ditambah membudayanya ceramah Ramadhan dan pengajian di masyarakat kota, maka jika dikelola secara profesional layaknya mengelola lembaga pendidikan, maka tidak mustahil, banyak “sarjana” yang bisa lahir dari pendidikan masjid, sehingga masjid itu berfungsi bagaikan universitas.Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Jurnal Tarbiyah provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. Jurnal Tarbiyah Open Access articles are distributed under this CC BY SA.