PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PAIRS CHECKS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V MIN 1 MEDAN
Abstrak
Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif Quasy Experimental Design dengan populasi semua siswa kelas V MIN 1 Medan berjumlah 35 orang, yaitu kelas eksperimen 14 orang dan kelas kontrol 21 orang. Teknik pengumpulan data digunakan adalah tes unjuk kerja yang telah diuji cobakan sebelumnya menggunakan uji reliabilitas rater dan uji validasi isi. Sedangkan pengujian hipotesis menggunakan statistik deskriptif dan diperkuat dengan analisis gain score (N-gain). Adapun kriteria pengujian hipotesis adalah Ha ditolak jika tidak terjadi peningkatan rata-rata pada postest dan sebaliknya, Ho ditolak jika terjadi peningkatan rata-rata pada postest.Berdasarkan hasil penelitian, rata – rata hasil belajar kelas eksperimen pada pretest adalah 71,81 dan pada posttest 98,19. Sedangkan pada kelas kontrol rata – rata hasil pretes adalah 76.91 dan pada posttest adalah 80,52. Perbedaan kelas eksperimen dengan kelas kontrol, selisih menunjukan bahwa penguatan memberikan peningkan yang signififikan yakni dari 71,81 menjadi 98,19. Terdapat selisih 26,38. Sedangkan pada kelas control selisih menunjukkan dari 76,91 menjadi 80,52. Terdapat selisih 3,61, artinya Ha diterima. Ha diterima artinya antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol mempunyai varians yang sama pada saat pradata. Hasil posttest menunjukkan bahwa data kedua kelasa berdistribusi normal dan homogen. Berdasarkan uji 2. Analisis uji gain score kelas eksperimen sebesar 0,47 dan berada pada kategori sedang, yakni lebih besar dari 0,3 dan kurang dari 0,7 (0,7 < 0,47 ≥ 0,3). Untuk kelas kontrol diperoleh gain score sebesar 0,07 berada pada katagori rendah.Penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe pairs checks diharapkan menjadi pertimbangan bagi guru kelas V dalam mengajarkan pelajaran IPA di kelas. Pembelajaran kooperatif tipe pairs checks terbukti dapat dapat meningkatkan minat belajar siswa yang pada akhirnya terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA.Referensi
Danasasmita, S. (2008). Pembelajaran kooperatif tipe Pairs Checks: Sebuah Pendekatan Kolaboratif. Jakarta: Erlangga.
Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement vs traditional methods: A six-thousand-student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American Journal of Physics, 66(1), 64-74.
Hakim, E. S. (2011). Pembelajaran Kooperatif untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA. Bandung: Alfabeta.
Huda, M. (2013). Model-Model Pembelajaran Inovatif: Konsep, Landasan, dan Implementasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suharsimi, A. (2008). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Suwarno. (2014). Pendidikan Indonesia: Suatu Kajian Komprehensif. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Trianto. (2014). Pengembangan Model Pembelajaran di Sekolah. Jakarta: Kencana.
Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Usman, U. (2006). Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Zainal, A. (2010). Model Penguatan dalam Proses Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
AMI Journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.