PERBANDINGAN PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN INVESTIGASI KELOMPOK DENGAN MODEL PEMBELAJARAN OBSERVASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMP NEGERI 2 KUALUH SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.30821/biolokus.v1i2.348Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar, pada materi sistem gerak pada manusia yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Investigasi Kelompok dan model pembelajaran Observasi di kelas VIII SMP Negeri 2 Kualuh Selatan. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan sampel penelitian ditentukan secara acak dengan teknik random sampling. Kelas VIIIA dibelajarkan dengan model pembelajaran Investigasi Kelompok dan kelas VIII-B dibelajarkan dengan model pembelajaran Observasi. Instrumen penelitian menggunakan tes hasil belajar bentuk pilihan ganda. Teknik analisis data menggunakan uji t tidak berpasangan dan uji korelasi Pearson pada taraf signifikansi α=0,05 dengan bantuan aplikasi SPSS 20.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan Investigasi Kelompok lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan dengan Observasi dengan rata-rata (79,67:67,33) walaupun secara statistik tidak berbeda nyata (t = 4,890; P = 0,000 > 0,05). Sebagai tindak lanjut, diharapkan kepada guru untuk dapat menerapkan model pembelajaran Investigasi Kelompok dalam pembelajaran biologi pada pokok materi sistem gerak pada manusia dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa.Referensi
Arends, Richard I. (2008). Learning to Teach. Jakarta: Pustaka Belajar.
Anon. (2010). Pengajaran Berdasarkan Masalah. Surabaya: University Press.
Akinoglu, O., Ruhan, U. (2007). The Effects of Problem-based active learning in Science education on Student’s academic achievement, attitude and concept learning, Eurasia Journal of Mathematics, Science and Technology Education, Volume 3 (1) : Halaman 71 – 78.
Djamarah, (2009), Strategi Belajar Mengajar, Jakarta: Rineka Cipta Karya.
Dimyanti. (2009), Belajar dan Hasil Pembelajaran. Bandung: Pustaka Cipta.
Fitriyani. (2009). Perbandingan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Metode Group Investigasi dan Talking Stick Pada Materi Pokok Reproduksi di Kelas XI MAN Kualuh Hulu Tahun Pelajaran 2009/2010. STKIP Labuhanbatu.
Gusti. (2011). Perbandingan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Metode Observasi dan Jigsaw Pada Materi Pokok Reproduksi di Kelas XI SMA Negeri 1 Kualuh Selatan Tahun Pelajaran 2008/2009. STKIP Labuhanbatu.
Hamalik, Oemar. (2010). Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem. Jakarta: Bumi Aksara.
Hamdani. 2011. Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Pustaka
Setia.Kurniawan. (2011) Pengaruh Metode Pembelajaran Group Investigasi Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI MAN Kualuh Hulu. STKIP Labuhanbatu.
Kamaruddin, (2014). Perbedaan Hasil belajar Siswa Yang Dibelajarkan Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Group Investigasi dan Observasi Pada Siswa Kelas VIII MTs Negeri Kualuh Hulu. STKIP Labuhanbatu
Nur. (2007). Strategi Pembelajaran Biologi: Teori, Praktik, dan Penelitian. Padang: UNP Press.
Nurleli. (2011). Pengaruh Strategi Pembelajaran dan Konsep Diri Terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa SMA Negeri 1 Kualuh Hulu: STKIP Labuhanbatu.
Niwayan, M. (2012). Pengaruh Model Pembelajaran Group Investigasi Terhadap Penguasaan Konsep Biologi dan Hasil Belajar Siswa SMA ditinjau dari Minat Belajar Siswa. Artikel Penelitian, http:/www.wordpress.com. (diakses 27 Maret 2018).
Pratama. (2012). Keefektifan Penggunaan Pendekatan Kontekstual melalui Pembelajaran Observasi Terhadap Ketrampilan Berkomunikasi pada mata Pelajaran Biologi. STKIP Labuhanbatu.
Purba, S. 2010. Strategi Pembelajaran Kolaboratif Dalam Meningkatkan Kreativitas Belajar Mengajar. Medan: Jurnal Teknologi Pendidikan Pascasarjana Unimed Medan, Vol. 3, No. 1, April 2010.
Syafitri. (2011). Pengaruh Model Pembelajaran Group Investigasi Terhadap Hasil Belajar Siswa SMP Negeri 2 Kualuh Selatan. STKIP Labuhanbatu.
Sanjaya, (2006) Belajar dan Hasil Belajar, Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sagala, (2008). Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer. Jakarta: Bumi Aksara.
Saiful. (2009). Strategi belajar dan mengajar. Jakarta: Grafindo.
Sudjana, (2002), Metode Statistika, Bandung: Tarsito.
Slameto, (2010), Strategi dan Hasil Belajar. Jakarta : Rineka Cipta Karya.
Sardiman, (2009), Makna Pembelajaran. Jakarta : Rineka Cipta Karya.
Sukatma. Dkk. (1999). Buku Paket Biologi SMP Kelas VIII. : Jakarta : Yudistira.
Trianto. (2010). Mendesai Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Udin, S. Winaputra (2001). Penerpan Model Pembelajaran Observasi Terhadap hasil Belajar Siswa Kelas X SMP Negeri 3 Kualuh Selatan. STKIP Labuhanbatu.
Winkel (1996), Aktivitas Belajar dan Pembelajaran. Jakarta : Rineka Cipta Karya.
Widowati. (2007). Pengembangan Critical Thinking Melalui Penerapan Model Group Investigation Dalam Pembelajaran Sains. Yogyakarta: FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta. (diakses pada 27 Maret 2017).
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with Jurnal Biolokus agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.