PENERAPAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF DAN PEDULI SOSIAL SISWA PAUD
Abstract
Pendidikan Anak Usia Dini adalah pendidikan pada tahap awal, di PAUD anak belajar mulai dari yang tidak bisa hingga bisa. Tentunya untuk mengajarkan anak perlu guru-guru yang mampu mendidik anak dengan baik. Manusia sebagai makhluk sosial tentu tidak mungkin bisa memisahkan hidupnya dengan manusia lain. Sudah bukan rahasia lagi bahwa segala bentuk kebudayaan, tatanan hidup, dan sistem kemasyarakatan terbentuk karena interaksi dan benturan kepentingan antara satu manusia dengan manusia lainnya. Pembelajaran pendidikan kewarganegaraan memegang peranan yang penting dalam membangun karakter budaya bangsa peserta didik, karena dengan pembelajaran PKn siswa akan ditransformasikan, ditanamkan dan diajarkan nilainilai luhur bangsa sebagai jatidiri dan karakter Bangsa Indonesia . Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan memberikan informasi bahwa peranan pembelajaran Pendidikan kewarganegaraan dalam peningkatan kognitif dan peduli sosial . bangsa pada siswa Sejak zaman prasejarah hingga sejarah, manusia telah disibukkan dengan keterciptaan berbagai aturan dan norma dalam kehidupan berkelompok mereka. Keutuhan manusia akan tercapai apabila manusia sanggup menyelaraskan perannya sebagai makhluk ekonomi dan social. Sebagai makhluk sosial (homo socialis), manusia tidak hanya mengandalkan kekuatannya sendiri, tetapi membutuhkan manusia lain dalam beberapa hal tertentu, dan haruslah saling menghormati, mengasihi, serta peduli terhadap berbagai macam keadaan disekitarnya.References
Almarzooq, Z. I., Lopes, M., & Kochar, A. (2020). Virtual Learning During the COVID-19 Pandemic. Journal of the American College of Cardiology. 75(20), 2635–2638.
Ananda, R., & Fadhilaturrahmi, F. (2018). Peningkatan Kemampuan Sosial Emosional Melalui Permainan Kolaboratif pada Anak. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 20–26.
Anonim. (2008). UU RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. jakarta: Asa Mandiri.
AR Syamsuddin, dan Damaianti S Vismaia. (2006). Metode Penelitian Pendidikan Bahasa. Bandung: Rosda Karya.
Conny, R. Semiawan. (2002). Belajar dan Pembelajaran dalam Taraf Usia Dini. Jakata: Prehalindo.
Depdiknas RI. (2015). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta.
Gutama. (2006). Pedoman Penerapan Pendekatan Beyond Centers and Circle Time (BCCT) Dalam PAUD. Jakarta: Direktorat Jendral Pendidikan Luar Sekolah. Depdiknas.
Hamalik, Oemar. (2007). Manajemen Pengembangan Kurikulum, Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.
Hurlock,Elizabeth. (1997). Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Jalal, Fasli dan Dedi Supriadi. (2001). Reformasi Pendidikan Dalam Konteks Otonomi Daerah. Yogyakarta: Adicita Karya Nusa.
Mufarizuddin, M. (2017). Peningkatan Kecerdasaan Logika Matematika Anak melalui Bermain Kartu Angka Kelompok B di TK Pembina Bangkinang Kota. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(2), 148–155.
Mulyasa, Enco, (2009). Menjadi Guru Profesional. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, Cet, Ke-8
Padmonodewo, Soemiarti. (2003). Pendidikan Anak Prasekolah. Jakarta: Rineka Cipta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
Bright Vision Journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.