Analisis Perbedaan Kualitas Tenaga Pendidik di Singapura Dengan Tenaga Pendidik di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.30821/lokakarya.v4i1.4564Abstrak
Penelitian ini membahas perbedaan kualitas tenaga pendidik antara Singapura dan Indonesia dengan fokus pada sistem rekrutmen, pelatihan, pengembangan profesional, serta dukungan kebijakan dari pemerintah. Tujuan penelitian ini adalah untuk Menganalisis perbedaan sistem rekrutmen, pelatihan, dan pengembangan tenaga pendidik antara Singapura dan Indonesia, Mengidentifikasi faktor-faktor utama yang memengaruhi kualitas tenaga pendidik di Singapura dan Indonesia, dan Mengkaji kebijakan pemerintah di Singapura dan Indonesia terkait peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan guru, serta mengevaluasi dampaknya terhadap mutu pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan, penelitian kepustakaan melibatkan pengumpulan laporan dan data secara ekstensif dengan menggunakan berbagai literatur, artikel, buku, catatan, majalah, referensi lain, dan temuan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian ini mengungkap perbedaan mendasar dalam sistem rekrutmen, pelatihan, dan pengembangan tenaga pendidik antara Singapura dan Indonesia. Singapura menerapkan proses rekrutmen yang ketat dan selektif, diikuti pelatihan komprehensif di National Institute of Education (NIE), serta menyediakan jalur karier yang jelas dan berbasis kinerja. Guru di Singapura diposisikan sebagai profesional yang dihargai dan didukung oleh kebijakan yang konsisten dan sistem insentif yang adil. Sebaliknya, Indonesia menghadapi tantangan dalam hal rekrutmen yang kurang selektif, pelatihan yang belum sepenuhnya sesuai kebutuhan lapangan, dan sistem pengembangan karier yang belum terstruktur. Guru di Indonesia juga mengalami berbagai kendala seperti motivasi rendah, keterlambatan tunjangan, dan ketimpangan distribusi.Referensi
Alawiyah. “Problematika Tata Kelola Guru Dalam Implementasi Undang-Undang Guru Dan Dosen.” Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial 9(1) (2018): 118–40.
Andina, Arifa. “Problematika Seleksi Dan Rekrutmen Guru Pemerintah Di Indonesia.” Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial 12(1) (2021): 85–105.
Ed, S. M. “Portofolio Demi Sertifikasi Guru, Harapan Atau Impian.” Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan 16(3) (T.T.): 250-264.
Fauzi. “Problematika Kebijakan Linierisasi Dan Mutasi Guru Di Kabupaten Jember.” Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Islam 12(1) (2019): 39–58.
Fitria. “Komparasi Sistem Pendidikan Finlandia Dan Singapura: Studi Dalam Meningkatkan Reputasi Sistem Pendidikan Di Indonesia.” Jurnal Genesis Indonesia 3(1) (2024): 34–48.
Marsila, Rahayu, Vreticia. “ANALISIS PERBANDINGAN SISTEM PENDIDIKAN DI INDONESIA, UNI EMIRAT ARAB, DAN SINGAPURA DALAM INOVASI PEMBELAJARAN SAINS.” TEACHING: Jurnal Inovasi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan 5(1) (2025): 54–64.
Mulia. “STRATEGI PENDIDIKAN SINGAPURA DALAM MENINGKATKAN SUMBER DAYA MANUSIA BERKUALITAS.” Jurnal Media Akademik (JMA) 12(1) (2024).
Nurasiah. “Mutu Guru Di Negara Malaysia, Singapura, Thailand Dan Finlandia.” Edulead: Journal Of Education Management 4(2) (2022): 15–34.
Rofi’ah, Shobirin, Fadllillah, Farah, Wahyudi. “Analisis Kesiapan Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Di Sekolah Menengah Pertama.” Journal Educatione 1(2) (2024).
Sa’Diyah. “Pendidikan Profesi Guru (PPG) Sebagai Upaya Peningkatan Profesional Guru.” Seri Publ. Pembelajaran 1(1) (2023): 1–14.
Salsabila, Amelia, Waruwu, Nurjayadi, Ridwan. “Studi Komparatif: Profesi Guru Di Singapura Dan Indonesia.” Jurnal Penelitian Inovatif 5(1) (2025): 697–704.
Setyawan. “PEMBANGUN GENERASI EMAS: PERAN PENDIDIKAN DALAM MEMBENTUK MASA DEPAN BANGSA.” Jurnal Pembelajaran, Kurikulum Dan Teknologi Pendidikan 1(1) (2025): 1–9.
Wagiran, Munadi, Fathudin. “Pengembangan Model Penguatan Soft Skills Dalam Mewujudkan Calon Guru Kejuruan Profesional Berkarakter.” Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran 44(1) (2014): 138500.
Wang, Zhang, Sesunan, Yolanda. “Peran Teknologi Dalam Transformasi Pendidikan Di Indonesia.” Kemendikbud 4(2) (2023): 1–7.
Yuliani, Pratitis. “Minat Pada Profesi Guru, Semangat Kerja Dan Kreativitas Guru Taman Kanak-Kanak.” Jurnal Psikologi Tabularasa 8(1) (2013).
Yustitia, Dkk. “Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Dalam Pembuatan Asesmen Berdiferensiasi Melalui Pelatihan Berbasis Praktik Kolaboratif.” Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 3(4) (2014): 201–11.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
Lokakarya Journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.