Hubungan Bimbingan Konseling pada Tingkat Kecerdasan Spritual dan Hasil Prestasi Belajar Siswa di MTs. Negeri 1 Deli Serdang
DOI:
https://doi.org/10.30821/lokakarya.v4i1.4565Abstrak
Penelitian ini menjelaskan bagaimana kecerdasan spiritual mempengaruhi pembelajaran di kelas oleh siswa MTsN 1 Deli Serdang. Populasi penelitian kuantitatif ini adalah seluruh siswa yang terdaftar di MTsN 1 Deli Serdang tahun ajaran 2022–2023. 28 siswa dari setiap penelitian menjadi seluruh sampel untuk penyelidikan ini. Reduksi data (pengumpulan data), penyajian data, dan penarikan kesimpulan merupakan metode yang digunakan dalam analisis data, yang dilakukan dengan menggunakan teknik pengumpulan data seperti pengisian angket, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan spiritual siswa berpengaruh terhadap prestasi belajarnya di MTsN 1 Deli Serdang. Pengujian hipotesis penelitian menunjukkan nilai t sebesar 1,411 lebih kecil dari t tabel sebesar 1,701. Artinya, prestasi belajar siswa MTsN 1 Deli Serdang tidak bertambah dari sikap tawazzun (fleksibilitas), kaffah (mengenali hubungan antar benda), kesadaran dan istiqomah yang tinggi, kecerdasan hati (tawadhu), keikhlasan dan tawakkal dalam menghadapi tantangan, tanggung jawab dalam menjalankan visi dan misi, serta nilai integritas dalam kehidupan sehari-hari.Referensi
Afrianti, A., & Imamuddin, M. (2022). Pengaruh Kecerdasan Spritual terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa. Lattice Journal: Journal of Mathematics Education and Applied, 2(2), 131-142.
Aini, N., Bisri, H., Salim, A., & Fadil, M. (2022). KEGIATAN YASINAN DAN WAQIAHAN DALAM PEMBENTUKAN KECERDASAN SPIRITUAL SISWA DI MTS. MAMBAUL ‘ULUM GEDANGAN. JIPI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam), 1(1), 51-60.
Handayani, A., Makarim, C., & Hamdani, I. (2022). Hubungan Shalat Dhuha dengan Kecerdasan Spiritual Siswa Kelas XII di SMA Negeri 2 Kota Bogor. As-Syar'i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga, 4(1), 111-117.
Maisaroh, S. (2022). PEMBIASAAN HABITUASI KEGIATAN RELIGIUS DALAM PEMBENTUKAN KECERDASAN SPIRITUAL SISWA DI MI MIFTAHUL ULUM SUMBERREJO. Jurnal Mu'allim, 4(1), 21-33.
Misbah, W. A., & Mariyam, S. (2024). Urgensi Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Siswa Kelas VIII di SMP Alfa Sanah Cisauk. Ikhlas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, 1(4), 38-47.
Nashihin, M. I. (2023). Peran Kebudayaan Religius di Sekolah Terhadap Perkembangan Kecerdasan Spiritual Siswa (Studi Kasus Madrasah Pembangunan UIN Jakarta). Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Humaniora, 8, 144-53.
Nurhasanah, D., Indriana, H., Hayadi, B. H., & Yusuf, F. A. (2024). Optimalisasi Kecerdasan Spiritual dan Emosional Siswa Melalui Inisiatif Bimbingan dan Konseling. Technical and Vocational Education International Journal (TAVEIJ), 4(1), 289-299.
Riyadi, D. E. (2023). Studi The Hidden Curriculum Dalam Membangun Karakter Siswa Dan Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Di MI Tarbiyatus Shibyan. Adaara: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 13(1), 30-42.
YZ, F. A., Sarah, M., Nisa, N. R., Putri, Z. A., & Imamuddin, M. (2023). Hubungan Kecerdasan Spiritual Islam Dan Kesiapan Mental Siswa Terhadap Motivasi Belajar Matematika. KOLONI, 2(2), 205-212.
Zega, Y. K. (2022). Peran Guru PAK Memanfaatkan Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Peserta Didik. Jurnal Apokalupsis, 13(1), 70-92.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
Lokakarya Journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.