Peran Orang Tua dalam Mendukung Perkembangan Belajar Anak Berkebutuhan Khusus (Autis) di RA Al Hikmah

Authors

  • Ihda Safira Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Medan
  • Juli Yanti Harahap Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Medan
  • Aminda Tri Handayani Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Medan
  • Novita Friska Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Medan

DOI:

https://doi.org/10.30821/lokakarya.v5i1.5347

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orangtua dalam mendukung perkembangan belajar anak berkebutuhan khusus (autis) di RA Al Hikmah. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya keterlibatan orangtua sebagai faktor utama dalam keberhasilan pendidikan anak, terutama bagi anak autis yang memerlukan perhatian, pendekatan, dan dukungan khusus dalam proses belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian meliputi orangtua anak autis dan anak autis di RA Al Hikmah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orangtua memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung perkembangan belajar anak autis, meliputi: (1) peran sebagai motivator, yaitu memberikan dorongan, semangat, dan penghargaan terhadap usaha belajar anak; (2) peran sebagai fasilitator, yaitu menyediakan sarana belajar dan lingkungan yang mendukung; serta (3) peran sebagai pendamping, yaitu terlibat aktif dalam kegiatan belajar anak serta menjalin komunikasi yang baik dengan guru. Walaupun terdapat kendala seperti keterbatasan waktu, pengetahuan, dan pemahaman terhadap karakteristik anak autis, upaya yang dilakukan orangtua tetap memberikan dampak positif terhadap peningkatan perkembangan belajar anak.

References

Basrowi dan Suwandi. (2008). Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rineka Cipta.

Berns, Roberta. (2013). Child, family, school, community socialization and support. Australia Wadsworth Cengange Learning.

Bruner, J. S. (1983). Child’s talk: Learning to use language. New York, NY: Norton.

Chandrasa, Meitasari dkk. (1978). Child Development. Jakarta : Erlangga.

Depdiknas. (2007). Pedoman Khusus Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif tentang Pengadaan dan Pembinaan Tenaga Pendidik. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Luar Biasa.

Erikson, E. H. (1963). Childhood and society (2nd ed.). New York, NY: W. W. Norton & Company.

Fadhli, Aulia (2020). Orangtua Dengan Anak Tunagrahita. Yogyakarta : Relasi Inti Media.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Koswara, Deden. (2016). Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Autis. Jakarta:Luxima.

Lestari, Sri. (1978). Penanganan Nilai dan penanggulangannya dalam keluarga. Jakarta : Erlangga.

Downloads

Published

2026-04-19

Issue

Section

Articles