IMPLEMENTASI TEKNIK DESENSITISASI SISTEMATIS UNTUK MEMINIMALISIR KECEMASAN BERBICARA DI DEPAN UMUM PADA SISWA KELAS VII SMP PRIMA TEMBUNG
DOI:
https://doi.org/10.30821/lokakarya.v2i2.3141Abstrak
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Teknik Desensitisasi Sistematis untuk Meminimalisir Kecemasan Berbicara di Depan Umum Pada Siswa Kelas VII SMP Prima Tembung Tahun Ajaran 2022/2023. Objek didalam penelitian ini adalah siswa VII SMP Prima Tembung yang berjumlah 3 orang yang mengalami kecemasan berbicara di depan umum. Pelaksanaan layanan dilakukan dalam 2 kali pertemuan. Pelaksanaan penelitian dalam penelitian ini yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Untuk memperoleh data dan informasi dalam penelitian ini maka dilakukan observasi dan wawancara. Teknik analisi data yang digunakan ialah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data yang telah diuraikan, dapat disimpulkan bahwa implementasi teknik desensitisasi sistematis untuk meminimalisir kecemasan berbicara di depan umum pada siswa Kelas VII SMP Prima Tembung Tahun Ajaran 2022/2023 dapat menurunkan kecemasan saat berbicara di depan umum.Referensi
Abimanyu & Manrihu.(2016). Teknik dan Laboratorium Konseling. (Jakarta: Proyek Pendidikan Tenaga Akademik Departemen Pendidikan dan Kebudayaan).
Ahmad Masrur Firosad, dkk (2018). Teknik Desensitisasi Sistematik untuk Mengurangi Fobia Mahasiswa”,vol.5 no.2
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Bradley. (2015).40 Teknik Yang Harus Diketahui Setiap Konselor. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Butler, Gillian. (2016). Overcoming Social Anxiety and Shyness: A self-help using Cognitive Behavioral Techniques. New York: Basic Book.
Depdikbud, (2013). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta.
Durand, V. M. dan David H. Barlow. (2006). Psikologi Abnormal. Yogyakarta: Pustaka Belajar
Fitria rachmawaty.( 2015). Peran Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kecemasan Sosial Pada Remaja”Vol.10, Nomor1.
Indriyana Rachmawati. (2012). Teknik Desensitisasi Diri (Self Desensitization) untuk Mengatasi Kecemasan Sosial Siswa Kelas VIII- D Negeri 11 Surakarta”, (Skripsi Sarjana; Fakultas Keguruan dan Ilmu Kependidikan:Surakarta.
Iskandar. (2012). Metodologi Penelitian Pendidikan dan Sosial. Jakarta: GP Press.
La Greca, A.M., & Lopez, N. (2018). Social Anxiety AmongAdolescents: Linkages With Peer Relations And Friendships. Journal OfAbnonnal Child Psychology.
La Greca, A.M., Lopez, N., & Olivares, J. (2015). Efficacy of three treatment protocols for adolescents with social anxiety disorder: A 5-year follow-up assessment. Journal Of Anxiety Disorder.
Lexy Moleong. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Lutfi Fauzan.(2016).Laporan Penelitian: Prosedur Pelemahpekaan Berangsur Terhadap Gangguan Phobia dan Kecemasan.
Mulyono. (2010). Pendidikan Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Nainggolan, T. 2011. Hubungan Antara Kepercayaan Diri dengan Kecemasan Sosial pada Pengguna Napza: Penelitian di Balai Kasih Sayang Parmadi Siwi. Jurnal Sosiokonsepsia. Vol. 16. No. 02.
Nevid Jeffreys Rathus Spencer A., & Greene Beverly, (2016). Psikologi Abnormal, Edisi ke V jilid I, (Alih bahasa: Dr. Jeanette Murad, Jakarta: Erlangga.
Richard. (2010). Coping with Stress In a Changing World. New York: McGrawHill
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Tindakan Komorehensif. Bandung: Alfaabe Soli
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
Lokakarya Journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.