Peran Bimbingan Konseling Pendidikan Islam Terhadap Kesehatan Mental Siswa di SMK Mandiri Swasta Percut Sei Tuan
DOI:
https://doi.org/10.30821/lokakarya.v4i1.4652Abstrak
Dalam konteks pendidikan saat ini, tantangan yang dihadapi tidak hanya sebatas akademik tetapi juga mencakup kesehatan mental siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran krusial Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam dalam mengatasi gangguan kesehatan mental di SMK Mandiri Swasta Percut Sei Tuan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, penelitian ini melibatkan Guru Bimbingan dan Konseling serta siswa kelas XI TKJ-2 sebagai subjek utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gangguan kesehatan mental sering mengalami hambatan dalam proses belajar dan interaksi sosial. Faktor seperti latar belakang keluarga yang tidak stabil atau masalah ekonomi dapat memperburuk kondisi ini. Namun, peran aktif Guru BK dalam memberikan layanan konseling individu membuktikan keefektifannya dalam membantu siswa mengelola ketakutan dan kecemasan mereka. Melalui pendekatan ini, siswa merasa didukung untuk membuka diri mengenai masalah pribadi mereka, yang pada gilirannya meningkatkan kemampuan mereka dalam bidang sosial dan akademik. Guru BK berperan sebagai fasilitator yang membantu siswa mengembangkan potensi mereka secara holistik tanpa tekanan, menciptakan lingkungan yang mendukung untuk pertumbuhan pribadi yang optimal. Ini tidak hanya mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan belajar, tetapi juga membentuk mereka menjadi individu yang lebih tangguh dan siap bersaing di masa depan.Referensi
Agustina, M. (2019). Upaya Guru Bimbingan Konseling dalam Menanggulangi Kecemasan Siswa saat Berbicara di Depan Umum dengan Teknik Relaksasi SMP Negeri 6 Percut Sei Tuan …. 51–62. http://repository.uinsu.ac.id/id/eprint/7081
Daradjat, Z. (1983). Kesehatan Mental. Gunung Agung.
Fakhriyani, D. V. (2019). Kesehatan Mental (M. Thoha (ed.); 1st ed.). CV. Duta Media Publishing.
Fiantika, F. R., Wasil, M., Jumiyati, S., Honesti, L., Wahyuni, S., Mouw, E., Jonata, Mashudi, I., Hasanah, N., Maharani, A., Ambarwati, K., Noflidaputri, R., Nuryami, & Waris, L. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif (Y. Novita (ed.); 1st ed.). PT. Global Eksekutif Teknolog. https://www.researchgate.net/
Gunarsa. (1995). Psikologi untuk Membimbing. Gunung Mulia.
Heni, N. (2017). Kesehatan Mental Perspektif Zakiah Daradjat. Other thesis, IAIN SALATIGA. http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/
Hidayat, D. R. (2013). Bimbingan konseling : Kesehatan mental di sekolah (1st ed.). Remaja Rosdakarya.
Ilahi, M. T. (2012). Pembelajaran discovery strategy & mental vocational skill (Nawang (ed.)). Diva Press.
Karyani, U. (2016). Riset Terkini Intervensi Berbasis Sekolah untuk Promosi Kesehatan Mental Siswa: Review Sistematis. Jurnal Ilmiah P2M STKIP Siliwangi P2M STKIP Siliwangi, 5(2), 19–20.
Kholig, F., Supriadi, S., Andri, M., Erviyanti, T., & Oktavianti, V. (2022). Pembinaan Kesehatan Mental Remaja Di MTS Ngalaban Desa Bendet Kecamatan Diwek Jombang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Darul Ulum, 1(1), 45–51. https://doi.org/10.32492/di
Mulyasa, E. (2002). Kurikulum Berbasis Kompetensi (Konsep, Karakteristik, dan Impelentasi). Remaja Rosdakarya.
Neviyarni. (2009). Pelayanan Bimbingan Dan Konseling Berorientasi Khalifah Fil Ardh. Cv.Alfabeta.
Prayitno. (1997). Pelayanan Bimbingan dan Konseling Sekolah Dasar. PT. Ikrar Mandiri Abadi.
Siswanto, S. (2007). Kesehatan Mental: Konsep, Cakupan, dan Perkembangannya. Andi Offset. http://repository.unika.ac.id/id/eprint/23466
Syafitri, D. U., & Rahmah, L. (2021). Pelatihan Konselor Sebaya Daring Untuk Meningkatkan Literasi Kesehatan Mental Siswa di SMA Islam XY Semarang. Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP), 7(1), 39. https://doi.org/10.22146/gamajpp.62299
WHO. (2014). Mental Health: A State of Well Being. World Mental Health Report: Transforming Mental Health for All. https://www.who.int/
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
Lokakarya Journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.