PENDAMPINGAN PROGRAM PONDOK PESANTREN DALAM PENGUATAN SENI MEMBACA AL-QUR’AN
DOI:
https://doi.org/10.30829/pema.v2i1.2416Keywords:
Pendampingan, santri, seni membaca al-Qur’an, pondok pesantren al-HusainyAbstract
Seni membaca al-Qur’an merupakan salah satu komponen dalam cara membaca al-Qur’an. Melalui seni membaca al-Qur’an akan lahir generasi Islam yang mahir membaca al-Qur’an dengan syahdu (penghayatan) penuh dzauq (menyentuh hati) sehingga menambah keimanan dalam kehidupan. Seni membaca al-Qur’an menjadi program unggulan pada pondok pesantren Al-Husainy Kota Bima untuk memperkenalkan sekaligus melatih santri membaca sambil menghayati makna kandungan al-Qur’an. Target utama dari program pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu guru dan santri di pondok pesantren Al-Husainy Kota Bima untuk meningkatkan penguatan memahami Nagham maqamat (seni irama membaca Al-Qur’an) berdasarkan nada dan irama yang masyhur digunakan oleh para qurra’. Metode yang digunakan adalah melalui tiga tahapan utama, yaitu; pemaparan materi, pelatihan, dan penampilan santri. Hasil pengabdian menunjukan para santri sangat antusias mengingat selama ini belum ada focus program pembinaan pengabdian. Melalui program pengabdian ustadz Pembina seni membaca al-Qur’an yang terlibat dalam program ini menghasilkan metode nagham baru yang mudah, ringan menarik, dan menyenangkan serta mudah dipelajari.References
al-Asqalany, Al-Imam al-Hafidz Ahmad bin Ali bin Hajar, Fathul Bari Bi Syarhi Shahih al-Bukhari, Juz 7, Bab Manaqib Abdullah bin Mas’ud (Darul Hadits), tt
Al-Mubarakfur, Syafiyyurrahman, Ar-Rohiqul Makhtum, Bahtsun fi As-Sirah An-Nabawiyyah ala Shahibina AidhalishSalati wa salam, Terj. Kathur Suhardi, Sirah Nabawiyah, (Jakarta, Pustaka Al-Kautsar, 1997).
An-Nuri, Ahmad, Panduan Tahsin Tilawah Alquran dan Ilmu Tajwid, (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2017).
A. Syarmudin, Panduan Kurikulum dan pengajaran TK/TPA. (Palembang: LPPTKA BKPRMI, 2006)
Departemen Agama Republik Indonesian Direktorat Jenderal Kelembagaan Agama Islam. Kurikulum 2004 dan standar Kompetensi MTs, (Jakarta: 2004)
Mukti, Abdul, Manhalul Irfan fi Tajwidi Al-Qur’an wa Adabi Tilawati Al-Qur’an, (Bandung, Sinar Baru, 1987)
Nasr, Athiyah Qabil, Ghayatul Murid fi ‘Ilmi at-Tajwid, (Damaskus, maktabah Darul Bayan, 1412 H/1992).
Ramayulis, Sejarah Pendidikan Islam: Napaktilas Perubahan Konsep, Filsafat dan Metodologi penddikan Islam dari Era Rasulullah SAW Sampai Ulama Nusantara, (Jakarta, Kalam Mulia, 2011).
Salim, Muhsin, Ilmu Nagham Al-Qur’an: Belajar Membaca Al-Qur’an dengan Lagu, (Jakarta, Kebayoran Widya Ripta, 2000).
Hisyam bin Mahrus Aly Al-Makky, Bimbingan Tahsin dan Tilawah Al-Qur’an, (Jakarta: Pustaka Ibnu Majjah, 2018)
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Jurnal Tarbiyah provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. Jurnal PEMA Tarbiyah Open Access articles are distributed under this CC BY SA.