PERANAN GURU BK DALAM PROSES BELAJAR ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
DOI:
https://doi.org/10.30829/pema.v1i1.1466Abstrak
Pengarahan diberikan kepada anak berkebutuhan khusus agar mereka lebih mengenal diri sendiri, mengenali diri sendiri sesuai kondisinya, memahami kekurangannya, dan dapat membimbing diri sesuai kapasitasnya. Melalui tugas memberikan arahan kepada para pendidik dalam siklus belajar bagi anak berkebutuhan khusus, diperlukan untuk meningkatkan dan menginspirasi siswa ke arah yang benar, mengejutkan lebih baik. Pada dasarnya, anak berkebutuhan khusus membutuhkan pasangan di fase awal perubahan iklim wali kelas yang jelas berbeda dengan iklim masa lalu. Pengajar BK dapat diartikan sebagai orang dewasa yang membantu dan mengarahkan anak-anak dengan kebutuhan luar biasa dalam hal skolastik dan non-akademik di yayasan sekolah luar biasa, atau sekali lagi sekolah formal. Karena bagian dari pergi dengan pendidik diharapkan memiliki pilihan untuk mempersiapkan kemampuan anak-anak dengan unik harus lebih ideal dan praktis. Kapasitas instruktur dalam siklus pertunjukan juga sangat dapat diterima dan berbagai upaya telah dilakukan oleh pendidik untuk anak-anak berkebutuhan khusus sehingga siswa dengan kebutuhan khusus dapat meningkatkan interaksi belajar yang sebenarnya.Referensi
Arsyad, S.A. 2010. Character Education, Disajikan Pada Sarsehan Nasional Pendidikan Karakter. Dikti Kementerian Pendidikan Nasional di Hotel Murcure Pontianak, Tanggal 17 April 2010
Bambang Sarwoko, Konsep Dasar Pendidikan Luar Sekolah. Bandung. IKIP Semarang Press.
Sembiring, Pastiria. dkk. 2020.Sebuah Presfektif Bimbingan Dan Konseling Pembinaan anak berkebutuhan Khusus.Yayasan kita Menulis: Medan.
Simorangkir,Melda Rumia Rosmery.2019. Belantara Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus.UKI PRESS: Medan.
Yowono,Joko.2017.Memahami Anak Autistik.Alfabeta: Bandung.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Jurnal Tarbiyah provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. Jurnal PEMA Tarbiyah Open Access articles are distributed under this CC BY SA.