PAI MENGAJAR; SEBUAH UPAYA MEMBERANTAS BUTA AKSARA AL QUR AN PADA MASYARAKAT LEBONG PROVINSI BENGKULU
DOI:
https://doi.org/10.30829/pema.v1i2.2248Abstract
Membaca al Quran merupakan sebuah kewajiban bagi setiap Muslim, untuk itu sudah menjadi sebuah tradisi dari dahulu hingga saat ini. Namun, jika dilihat secara nyata di lapangan masih banyak masalah yang terjadi di lapangan terkait dengan ketidakmampuan dalam membaca al Quran. Ketidakmapuan dalam membaca al Quran merupakan bagian dari penyakit masyarakat yang harus disikapi secara serius dan menjadi tugas dan tanggungjawab bersama. PAI Mengajar merupakan salah satu program kegiatan Prodi Pendidikan Agama Islam yang bergerak dalam bidang pengabdian sebagai perwujudan dari Tri Darma Perguruan Tinggi. PAI Mengajar ini difokuskan pada kegiatan pembelajaran al Quran dalam rangka memberantas buta aksara al Quran pada masyarakat Kelurahan Tanjung Agung Kecamatan Tubei Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu. Pengabdian ini menggunakan pendekatan proses pembelajaran al Quran dengan menerapkan metode Utsmani dan metode Tilawati. Kegiatan ini dilakukan pada dua tempat dan dua kalangan yaitu rumah warga bagi kalangan anak-anak dan Masjid Jihat bagi kalangan Ibu-ibu rumah tangga. Pengabdian dilakukan selama 1 bulan, terhitung mulai dari tanggal 1 Agustus sampai 1 September 2022. Berdasarkan hasil pengabdian, dari segi kemampuan, sudah adanya peningkatan kemampuan peserta dalam membaca al Quran serta berdirinya dua TPA (Taman Pendidikan al Quran) yang ditempatkan pada rumah warga sedangkan pada kalangan ibu-ibu rumah tangga kualitas bacaan al Qurannya sudah banyak mengalami peningkatan walaupun dalam waktu yang sangat terbatas.Kata kunci; PAI Mengajar, Buta Aksara al Quran dan MasyarakatReferences
Abdul Majid dan Dian Andayani, (2004). Pendidikan Agama Islam Berbasis Kompetensi, Bandung: Remaja Rosdakarya,
Abu Bakar Akbar, (2022). Pendampingan Membaca Al-Qur’an Dengan Tajwid Yang Benar Bagi Masyarakat Disekitar Lingkungan Kampus, Jurnal BUDIMAS (ISSN:2715-8926) Vol. 04, No. 02.
Ainna Amalia FN, (2015). Implementasi Metode Tilawati Dalam Menghafal Bacaan Sholat Di TPQ Miftahul Hidayah Gondang Nganjuk Jawa Timur, JURNAL LENTERA: Kajian Keagamaan, Keilmuan dan Teknologi Volume 1, Nomor 2.
Anshori, (2013). Ulumul Quran, Jakarta: Rajawali Press,
Definisi Pemberantasan, (2022). http://kamus.cektkp.com/pemberantasan/ ( 23 Oktober.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, (1991). Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi Kedua, Jakarta: Balai Pustaka.
Dewi Sartina, (2020), Analisis Implementasi Kegiatan Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur’an di Indonesia, Muaddib : Islamic Education Journal, 3(2).
Djamarah, Syaiful Bahri (2018). Psikologi Belajar, (Edisi Revi). Rineka Cipta.
Ensiklopedia Nasional Indonesia, (2004). “Aksara”, Jilid 1, Cet. IV; Bekasi: Delta Pamungkas.
Hindatulatifah, (2017). Peningkatan Minat Dan Prestasi Belajar Al- Qur’an Dengan Metode dan Bahan Ajar Iqro’ Braille Pada Siswa Kelas Iii Sdlb–A Yeketunis Yogyakarta, Jurnal Pendidikan Agama Islam, Vol 14 No. 2.
Lembaga Pendidikan Al-Qur‟an, (2009). Buku Prestasi Pendidikan Al-Qur’an Metode Usmani, Blitar: Ponpes Nurul Iman.
M. Quraish Shihab, (1996). Wawasan Al-qur’an, Bandung: Mizan.
Moh. Roqib, (2009) Ilmu Pendidikan Islam, Yogyakarta: LKIS.
Muhammad Abdel Haleem, (1999). Memahami al-Quran: Pendekatan Gaya dan Tema, Bandung: Marja.
Muhammad Ikbal Bahua, (2018). Perencanaan Partisipatif Pembangunan masyarakat, Gorontalo: Ideas Publishing.
Oemar Hamalik, (2003). Proses Belajar Mengajar, Jakarta: Bumi Aksara, cet. Ke-2.
Rusdiah, (2012). Konsep Metode Pembelajaran Alquran Tarbiyah Islamiyah, Jurnal Ilmu Pendidikan Agama Islam, Vol. 2 No. 1.
Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada Pasal 3
Zakiyah Daradjat, (2011), Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Bumi Aksara.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Jurnal Tarbiyah provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. Jurnal PEMA Tarbiyah Open Access articles are distributed under this CC BY SA.