PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS ETNOMATEMATIKA DI DESA BAHAL
DOI:
https://doi.org/10.30829/pema.v2i2.2572Kata Kunci:
Pembelajaran Matematika, Etnomatematika, Pengabdian MasyarakatAbstrak
Sebagian besar dari anak-anak menganggap bahwa matematika merupakan suatu hal yang abstrak tidak banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak di desa Bahal belajar matematika hanya menggunakan sumber buku, tidak menyadari bahwa matematika dapat dipelajari dengan memanfaatkan apa yang tersedia dilingkungan, seperti halnya Candi. Etnomatematika merupakan suatu pembelajaran yang mengantarkan anak-anak untuk lebih memahami materi matematika. Belajar matematika dengan memanfaatkan Candi Bahal yang merupakan salah satu bagian dari etnomatematika. Berdasarkan ini dilakukan pengabdian kepada masyarakat belajar matematika untuk membantu guru dalam memahami dari etnomatematika dan membantu anak-anak dalam pembelajaran matematika berbasis etnomatematika. Metode pengabdian menggunakan penelitian participatory action research (PAR). Berdasarkan hasil kegiatan pendampingan terhadap guru SD Negeri 101660 Bahal dan anak-anak di desa Bahal memberikan hasil yang baik. Dengan perubahan pengetahuan dan pemahaman guru terhadap etnomatematika. Dapat membantu anak-anak dalam belajar persegi Panjang, busur sangkar dan balok. Dari pengalaman anak-anak dalam belajar matematika berbasis etnomatematika menumbuhkan cinta anak-anak terhadap matematika.Referensi
Abdul Rahmat, & Mira Mirnawati. (2020). Model Paticipation Action Research Dalam Pemberdayaan Masyarakat. AKSARA: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal. Volume : 06, Nomor : 01, Januari.
Aniek Nur Lailil Mufaricha, D. I. (2021). Eksplorasi Etnomatematika Pada Candi Pari Sidoarjo Berdasarkan Konsep Geometri Di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 9(2), 1802–1811.
Artbanu Wishnu Aji. (2018). Candi-candi di Jawa Tengah. BP ISI Yogyakarta
Aritsya Imswatama,dkk (2018). Penerapan Bahan Ajar Matematika Berbasis Etnomatematika terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa., Seminar Nasional Pendidikan Matematika., Vol. 01, Oktober.
Dwidayati, Nurkaromah. 2018. “Menggali Etnomatematika : Matematika Sebagai Produk Budaya.” 1: 471–76.
Euis Fajriyah (2018), “Peran Etnomatematika Terkait Konsep Matematika Dalam Mendukung Literasi,” Prosiding Seminar Nasional Matematika 1 (Prisma).
Juitaning Mustika, dkk (2022)., Oemah Matematika: Pendampingan Pembelajaran Matematika berbasis Etnomatematika Untuk Anak-Anak di Kelurahan Yosorejo. Journal of Technology and Social for Community Service. Vol. 3, No. 1, March.
Jhenny Windya Pratiwi, Heni Pujiastuti, (2022). Eksplorasi Etnomatematika Pada Permainan Tradisional Kelereng. Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia. Vol. 05 No. 02. https://ejournal.unib.ac.id/index.php/jpmr
Lubis, A Naashir M Tuah, and Wahyu Widada. 2020. “Kemampuan Problem Solving Siswa Melalui Model Pembelajaran Matematika Realistik Berorientasi Etnomatematika Bengkulu.” Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia 5(1): 127–33.
Nabilla Namira Permata Putri & Neni Mariana.,(2022). Etnomatematika Pada Candi Sumur Sebagai Konsep Geometri Di Sekolah Dasar. JPGSD. Volume 10 Nomor 2, 289-301
Nursahadah. (2019). Eksplorasi Etnomatematika Pada Bangunan Candi Portibi. Jurnal MathEducation Nusantara, 2(2), 120–126.
Rhofy Nur Khairadiningsih (2015), “Eksplorasi Etnomatematika Masyarakat Suku Madura di Situbondo,” 1–4.
Susanah, dan H. (2014). Geometri. Unesa University Press.
Ulum Fatmahanik (2019)., Pembelajaran Matematika dalam Kebudayaan Reog Ponorogo (Kajian Ethnomathematics)., Prosiding.
W.D Barton (1996), Ethnomatemathics; Exploring Culturan Diversity in Mathemathics (Auckland: University of Aucland).
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Jurnal Tarbiyah provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. Jurnal PEMA Tarbiyah Open Access articles are distributed under this CC BY SA.