TOKOH-TOKOH PEMBAHARU PENDIDIKAN ISLAM DI MESIR
DOI:
https://doi.org/10.30829/tar.v24i2.213Abstract
Pembaruan dalam Islam bukan dalam hal yang menyangkut dasar atau fundamental ajaran Islam. Yang mana Pembaruan Islam bukanlah untuk mengubah, memodifikasi, ataupun merevisi nilai-nilai serta prinsip-prinsip Islam supaya sesuai dengan selera zaman, melainkan lebih berkitan dengan penafsiran atau interpretasi terhadap ajaran-ajaran dasar agar sesuai dengan kebutuhan perkembangan serta semangat zaman. Terkait dengan penjelasan itu dapat dipahami bahwa pembaruan merupakan aktualisasi ajaran agama (Islam) dalam perkembangan sosial. Upaya pembaharuan dipelopori antara lain oleh Muhammad Ali Pasya, Rifa’ah Badawi at-Tahtawi, Jamaluddin al- Afgani, Muhammad Abduh dan Muhammad Rasyid Ridha dengan masing-masing gagasan pemikiran tentang pendidikan.References
Aziz, Ahmad Amir, Pembaruan Teologi. (2009). Perspektif Modernisme Muhammad Abduh dan Neo-Modernisme Fazlur Rahman, Yogyakarta: Teras.
Putra Daulay, Haidar. (2007). Sejarah Pertumbuhan dan Pembaharuan Pendidikan Islam di Indonesia, Jakarta : Kencana
Hamid, Abdul (2007). Pemikiran Modern Dalam Islam. Bandung : Pustaka Setia.
Lubis, Ridwan. (1994). Perspektif Pembaharuan Pemikiran Islam, Medan : Pustaka Widyasarana.
Nasution, Harun. (1983). Pembaharuan dalam Islam, Jakarta, Bulan Bintang.
Nata, Abuddin. (2011). Sejarah Pendidikan Islam, Jakarta : Kencana Group.
Ramayulis. (2001). Dasar-dasar Pemikiran Pendidikan Islam, Jakarta : Media Pratama.
Rasid, Soraya. (2013). Sejarah Islam Abad Modern, Yogyakarta : Ombak.
Rahman, Fazlul. (1995). Islam dan Modernitas tentang Transformasi Intellektual, Bandung: Pustaka.
Sulaiman, Rusydi. (2014). Pengantar Metodologi Studi Sejarah Peradaban Islam, Jakarta : Rajawali Pers.
Yatim, Badri. (2010). Sejarah Peradaban Islam, Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.
Zuhairini. (2010). Sejarah Pendidikan Islam, Jakarta : Bumi Aksara.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Jurnal Tarbiyah provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. Jurnal Tarbiyah Open Access articles are distributed under this CC BY SA.