LITERASI INFORMASI DAN KRITIS: URGENSI, PERSPEKTIF ISLAM, DAN INTEGRASI DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN
DOI:
https://doi.org/10.30829/tar.v22i2.30Abstract
Pesatnya perkembangan perangkat TIK berdampak pada penyebaran informasi yang berlebihan. Sayangnya, respon dunia pendidikan khususnya sekolah masih bertumpu pada akses terhadap informasi dan kemampuan peserta didik dalam menggunakan perangkat teknologi TIK tersebut. Artikel ini membahas tentang pentingnya literasi pendidikan dan kritis, integrasi pendidikan literasi informasi dan kritis dalam kurikulum pendidikan, dan implikasinya dalam kelas pembelajaran. Artikel ini dikembangkan kedalam empat bagian. Bagian pertama berjudul Memahami literasi informasi dan kritis mempresentasikan definisi operasional dari literasi informasi dan kritis yang digunakan dalam artikel ini. Bagian kedua mendiskusikan tentang pentingnya mengenalkan dan memiliki literasi informasi dan kritis. Perspektif Islam terkait literasi informasi dan kritis disajikan dalam bagian ke-tiga. Bagian keempat fokus pada integrasi literasi informasi dan kritis.Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Jurnal Tarbiyah provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. Jurnal Tarbiyah Open Access articles are distributed under this CC BY SA.