BAHASA SEBAGAI CERMIN KEBUDAYAAN
DOI:
https://doi.org/10.30829/tar.v24i2.167Abstrak
Bahasa merupakan salah satu ciri yang paling khas dan manusiawi untuk membedakan manusia dengan makhluk lainnya. Bahasa sebagai suatu sistem komunikasi adalah suatu bagian dari sistem kebudayaan, bahkan merupakan bagian inti kebudayaan. Bahasa juga terlibat dalam semua aspek kebudayaan. Kebudayaan manusia tidak akan mungkin terjadi tanpa bahasa karena bahasa merupakan faktor utama yang menentukan terbentuknya kebudayaan. Begitu banyak fungsi bahasa terhadap kebudayaan, seperti sebagai sarana pengembangan kebudayaan, sarana pembinaan kebudayaan, jalur pembinaan kebudayaan, dan sarana inventarisasi kebudayaan. Oleh karena itu, bahasa tidak dapat dipisahkan dari kehidupan budaya manusia karena antara bahasa dan budaya memiliki hubungan kausalitas atau hubungan timbal-balik. Bahasa merupakan salah satu hasil budaya manusia, sedangkan budaya manusia banyak pula dipengaruhi oleh bahasa. Lebih penting dari itu, kebudayaan manusia tidak akan dapat terjadi tanpa bahasa karena bahasalah faktor yang memungkinkan terbentuknya kebudayaan. Jadi, bahasa merupakan cerminan kebudayaan suatu masyarakat.Referensi
Alwasilah, A. Chaedar. 1990. Sosilogi Bahasa. Bandung: Angkasa.
Chaer, Abdul. 2003. Linguistik Umum. Jakarta: Rinekta Cipta.
http://jayus-simeulu.blogspot.co.id/2014/11/makalah-bahasa-dan-kebudayaan.html
https://lidahtinta.wordpress.com/2009/05/30/antara-bahasa-dan-budaya/
Keraf, Gorys. 1991. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Kroeber, A.L dan C. Kluckhon.1952. Culture. Random House: New York.
Lebra, T.S. 1976. Japanese Patterns of Behaviour. Honolulu: University of Hawai Press.
Lindgren, H.C. 1973. An Introduction to Social Psychology. Wiley & Son: New York.
Nababan, P.W.J. 1991. Sosiolinguistik Suatu Pengantar. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Ritonga, Parlaungan dkk. 2012. Bahasa Indonesia Praktis. Medan: Bartong Jaya.
Siregar, Ahmad Samin. 1994. Bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Medan: Universitas Sumatera Utara.
Sumarsono. 2010. Sosiolinguistik. Yogyakarta: Sabda.
Sumarsono dan Paina Partana. 2002. Sosiolinguistik. Yogyakarta: Sabda dan Pustaka Belajar.
Syamsuddin, A.R. 1986. Sanggar Bahasa Indonesia. Jakarta: Universitas Terbuka
Tarigan, Henry Guntur. 1989. Pengajaran Kompetensi Bahasa Indonesia. Bandung: Angkasa.
Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaaan dan Pengembangan Bahasa. 2014. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi IV. Jakarta: Balai Pustaka.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Jurnal Tarbiyah provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. Jurnal Tarbiyah Open Access articles are distributed under this CC BY SA.