ETIKA PESERTA DIDIK PERSPEKTIF ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.30829/tar.v22i1.3Abstract
Anak didik merupakan individu yang akan dipenuhi kebutuhan ilmu pengetahuan, sikap dan tingkah lakunya. Akan tetapi, dalam proses kehidupan dan pendidikan umum, batas antara keduanya sulit ditentukan karena adanya saling mengisi dan saling membantu, saling meniru dan ditiru saling memberi dan menerima informasi yang dihasilkan akibat dari komunikasi yang dimulai dari kepekaan indera, pikiran daya apersepsi dan keterampilan untuk melakukan sesuatu yang mendorong internalisasi dan individualisasi pada diri individu sendiri. Imam Nawawi menuliskan tentang beberapa etika yang harus dimiliki seorang murid dalam prosesnya mencari ilmu. Etika ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan petunjuk bagi orang yang ingin memperoleh keberkahan hidup yaitu dengan usaha mencari ilmu.Kata Kunci: Etika, Peserta Didik, IslamDownloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Jurnal Tarbiyah provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. Jurnal Tarbiyah Open Access articles are distributed under this CC BY SA.