MOTIVASI KERJA DAN LINGKUNGAN BELAJAR DALAM UPAYA PENINGKATAN PROSES PEMBELAJARAN
DOI:
https://doi.org/10.30829/tar.v25i2.367Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi dan gambaran secara jelas mengenai hubungan motivasi kerja dan lingkungan belajar terhadap proses pembelajaran di sekolah. Penelitian menggunakan metode kuantitatif melalui analisis korelasi dan analisis regresi. Penelitian dilakukan di Sekolah Menengah Pertama di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan instrument (angket) berkaitan dengan motivasi kerja, lingkungan belajar dan proses pembelajaran. Penelitian ini mendapati bahwa motivasi kerja memiliki hubungan positif terhadap proses pembelajaran di sekolah, begitu pula dengan lingkungan belajar yang memiliki hubungan positif terhadap proses pembelajaran di sekolah, dengan demikian maka perbaikan dan peningkatan kualitas proses pembelajaran dapat dilakukan dengan adanya perhatian terhadap motivasi kerja serta penciptaan lingkungan belajar yang baik di sekolah.Referensi
Anwar Prabu Mangkunegara. (2005). Sumber Daya Manusia perusahaan. Remaja Rosdakarya: Bandung
Budiawati, J (2017). Iklim, Kepuasan, dan Motivasi Kerja Guru Di Sekolah Dasar Bpk Penabur. Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXIV No.1. 36-46.
Cece Wijaya dan Rusyam, A.T (1992). Kemampuan dasar guru dalam proses belajar-mengajar. Bandung : Remaja Rosdakarya
Danim, Sudarwan. (2012). Motivasi Kepemimpinan dan Efektivitas Kelompok. Jakarta : Rineka Cipta.
Djamarah. S. B, Zain. A. (2010). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta
Duffy and Roehler. (1989). Improving Classroom Reading Instruction. New York: Radom Hause.
Hamalik, Oemar. (2004). Proses Belajar Mengajar. Jakarta Bumi Aksara.
Hariani, M dan Noeng Muhadjir. (1980). EvaluasiKemampuanMengajar.Jakarta : P-3G Dikbud.
Hasan Iqbal.(2003). Pokok-Pokok Materi Statistik 1. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Hasibuan, (2010) Manajemen Sumber Daya Manusia, Jakarta: Bumi Aksara
Hasibuan, Malayu S.P. (2003). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Hasibuan, Malayu S.P., (2011). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
http://eprints.uny.ac.id/8120/3/BAB%202-06208241034.pdfdi Akses Tanggal 30 Agustus 2018.
Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (1995). Social Interdependence - Cooperative Learning in Education. In B. Bunker & J. Z. Rubin (Eds.), Conflict, Cooperation, and Justice (pp. 205-251). San Francisco: Jossey-Bass Publishers.
Karwati, Euis dan Joni Priansa, Donni. (2013). Kinerja danProfesionalisme KepalaSekolah Membangun Sekolah Yang Bermutu. Bandung: Alfabeta.
Manullang,M. (2005) Dasar-dasar Manajemen. Bandung:Cita Pustaka
Mashlow, A.H. (1947). Theory of Human Motivation. [Online]. Diakses dari http://citeseerx.ist.psu. Eduviewdoc/download?doi =10.1.1.318.2317& rep=rep1&typ e=pdf.
Mathis, Robert. L &Jackson John. H. (2001). Manajemen sumber daya manusia, Jakarta: Salemba Empat.
McMillan, J.H. and Schumacher, S. (2001). Research in Education. New York: Longman, Inc.
Muchlas. (2005). Perilaku Organisasi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Mulyasa, E. (2007). Menjadi Guru Profesional Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Pratisto, A. (2009), Statistik menjadi mudah dengan SPSS 17. Jakarta: Elex. Media. Computindo.
Purwanto, Ngalim. (2011). Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Bandung
Robbins SP, dan Judge, (2007) Perilaku Organisasi, Jakarta: Salemba Empat
Rooijakkers, Ad. (1991). Mengajar dengan Sukses: Petunjuk Untuk Merencanakan dan Menyampaikan Pengajaran. Jakarta: Presindo.
Rustaman, N.(2001). Ilmu dan Aplikasi Pendidikan. Bandung: Imperial Bhakti Utama
Ryan and Deci, (2000). “Intrinsic and Extrinsic Motivations: Classic Definitions and New Directions”. Contemporary Educational Psychology 25. page 54-67. http://mmrg.pbworks.com/f/Ryan,+D eci+00.pdf.
Santoso Singgih, (2002)Statistik Parametrik, Cetakan Ketiga, Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Saroni, Muhammad. (2006). Manajemen Sekolah: Kiat Menjadi Pendidik yang Kompeten. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Shahril @ Charil Marzuki (1997). Kajian Sekolah Berkesan Di Malaysia: Model Lima Faktor. Fakulti Pendidikan, Malaysia: Universiti Kebangsaan Malaysia.
Sidi, Indra Djati.(2005). Menuju Masyarakat Belajar. Jakarta : Paramadina
Singarimbun, Masri dan Sofian Effendi. (1989). Metode Penelitian Survey. Jakarta: LP3ES.
Siswanto. (2008). Manajemen Tenaga Kerja Indonesia Pendekatan Administratif dan Operasional. Jakarta: Bumi Aksara.
Slameto. (2003). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Rineka Cipta. Jakarta
Sudjana. D (2000). Metode dan Teknik Pembelajaran Partisipatif. Bandung : Falah Production
Sugiarto dkk. (2003). Teknik Sampling. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Sugiyono. (1998). Statistik untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Supriyadi.D. (1999). Mengangkat Citra dan Martabat Guru. Yogyakarta: Adicita Karya Nusa.
Syaiful Bahri Djamarah, (2010) Guru dan Anak Didik, Jakarta: Rineka Cipta
Triatna, C. (2008). Perilaku Organisasi Dalam Pendidikan.Bandung: Remaja Rosdakarya
Undang-undang RI nomor 20 tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional
Uno, Hamzah B. (2008). Teori Motivasidan Pengukurannya: Analisis di Bidang Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Uno, Hamzah, B. (2011). Teori Motivasi. Jakarta: Bumi Aksara.
Wahjosumidjo.(2001). Kepemimpinan Kepala Sekolah. Jakarta: Rajagrafindo Persada
Winkel,W.S. (1991). Bimbingan dan Konseling Di Sekolah Menengah (cetakan VII). Jakarta : Grasindo.
Wursanto, Ig. (2006). Manajemen Kepegawaian 1. Yogyakarta: Kanisius.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Jurnal Tarbiyah provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. Jurnal Tarbiyah Open Access articles are distributed under this CC BY SA.