PENDIDIKAN AGAMA ISLAM dan PRILAKU KENAKALAN REMAJA
DOI:
https://doi.org/10.30829/taz.v12i2.3088Abstract
Pendidikan Agama Islam mempunyai arti sangat penting bagi perkembangan anak, khususnya remaja yaitu sebagai pondasi yang bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan dan pengamalan ajaran Islam dari pesarta didik. Pendidikan Agama Islam hendaknya menjadi perhatian khusus dalam pembentukan karakter remaja dalam menanggulangi kenakalan remaja. Kenyataan sehari-hari menunjukan bahwa peserta didik dalam usia remaja masih banyak ditemukan yang melakukan kenakalan sebagian tidak mematuhi peraturan yang berlaku di rumah, sekolah maupun lingkungan masyarakat.. Bentuk-bentuk kenakalan yang ada berbentuk kenakalan yang bersifat pergroup seperti perkelahian antar pelajar, kebu-tkebutan, kelompok memalak dan sebagainya. Faktor-faktor yang mempengaruhi kenakalan remaja yaitu faktor pribadi, keluarga, sekolah dan lingkungan. Pendidikan Agama Islam yang diberiakan secara maksimal untuk meminimalisir adanya kenakalan remaja. Usaha usaha preventif untuk menanggulangi kenakalan remaja seperti mengikutsertakan remaja tersebut dalam kegiatan keagamaan serta kegiatan positif lainnya sehingga dapat membentuk karakter yang positif.References
Arif, Arma’i. (2002). Pengantar Ilmu dan Metodologi Pendidikan Islam. Jakarta: Ciputat Press.
Arifin, H.M. (2008) Ilmu Pendidikan Islam Tinjauan Teoritis Dan Praktis Berdasarkan Pendekatan Interdisipliner. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Baharuddin dan Moh. Makin, (2007) Pendidikan Humanistik. Jogjakarta: Ar-Ruzz.
Bastaman, Hanna Djumhana. (2001) Integrasi Psikologi Dengan Islam: Menuju Psikologi Islami. Yogyakarta: Yayasan Insan Kamil.
Basuki dan Miftahul Ulum, (2007) Pengantar Ilmu Pendidikan Islam. Ponorogo: STAIN Po PRESS
Daradjat, Zakiah (1989) Kesehatan Mental. Jakarta , CV Mas Agung
Daulay, Haidar Putra. (2009)Pemberdayaan Pendidikan Islam Di Indonesia. Jakarta: PT Rineka Cipta
Gunawan, Heri (2003) Kurikulum dan Pembelaharan Pendidikan Islam. Bandung: Alafa Beta
Jakarta: Departemen Agama, Al-Qur‟an dan Terjemah
Kartono, Kartini. (1992) Patologi Sosial 2. Jakarta: Rajawali Pers.
Meolong, Lexi J. (2001) Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Minarti, Sri (2003) Ilmu Pendidikan Islam Fakta Teoritis-Praktis Dan Aplikatif-Normatif.
Nafis, Muhammad Mutahibun. (2011) Ilmu Pendidikan Islam. Yogyakarta: Teras
Nazir, M. (2013) Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia..
Nizar, Samsul(2002) Filsafat Pendidikan Isalm Pendekatan Histiris, Toritis dan Praktis. Jakarta: Ciputat Pers,
Ramayulis dan Samsul Nizar (2010) , Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Raja Jaya Offset.
Shaleh, Abdul Rachman. (2000) Pendidikan Agama dan Keagamaan, Visi, Misi dan Aksi. Jakarta: Gema Windu Panca Perkasa.
Sudarsono. (2004) Kenakalan Remaja. Jakarta: Rineka Cipta.
Syah, Muhibbin. (1995) Psikologi Pendidikan. Bandung: Rosdakarya.
Walgito, Bimo (1988) Kenakalan Remaja. Fakultas Psikologi UGM, Yogyakarta
Y. Singgih D. Gunarsa dan Singgih D. Gunarsa, (1990) Psikologi Remaja, Jakarta. BPK Gunung Mulia,
Zuhairini. (1993)Metodologi Pendidikan Agama. Solo: Ramadhani.






