Peran Pendidikan Sebagai Pranata Sosial dalam Mewujudkan Visi Pendidikan Nasional
Abstract
Pendidikan merupakan salah satu pranata sosial yang memiliki peran strategis dalam membentuk kepribadian individu serta menjaga keteraturan sosial dalam masyarakat (Zamroni, 2011). Dalam konteks Indonesia, pendidikan diarahkan untuk mewujudkan visi pendidikan nasional sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yaitu membentuk manusia yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, cerdas, dan bertanggung jawab sebagai warga negara. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan sebagai pranata sosial dalam mendukung terwujudnya visi pendidikan nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka melalui penelaahan terhadap buku-buku sosiologi pendidikan, artikel jurnal ilmiah, serta dokumen kebijakan pendidikan nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan sebagai pranata sosial berfungsi sebagai sarana sosialisasi nilai dan norma, integrasi sosial, pengendalian sosial, serta pelestarian dan transformasi budaya (Tilaar, 2012). Oleh karena itu, optimalisasi peran pendidikan memerlukan sinergi antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan pemerintah agar pendidikan mampu menjawab tantangan perubahan sosial secara berkelanjutan.References
Cohen, b. j. (1992). Sosiologi: Suatu Pengantar. Rineka Cipta.
Damsar. (2015). Pengantar Teori Sosiologi. Prenadamedia Group.
Departemen Pendidikan Nasional. (2008). Manajemen Sekolah; Jakarta Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pegawai.
Gunawan, a. h. (2000). Sosiologi Pendidikan. Rineka Cipta.
Iskandar, a. m, & Harifuddin. (2023). Pengantar Sosiologi Pendidikan. Prenadamedia Group.
Jihad, A., & Suyanto. (2013). Menjadi Guru Profesional. Remaja Rosdakarya. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=850368
Koentjaraningrat. (2006). Pengantar Antropologi. Jakarta. Rajawali Press.
Nasional, D. P. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Depdiknas. https://peraturan.bpk.go.id/Details/43920/uu-no-20-tahun-2003
Setiadi, E. (2014). Pengantar Sosiologi: Pemahaman Fakta dan Gejala Permasalahan Sosial. Prenadamedia Group.
Soekanto, S. (2009). Bahan Kuliah Sosiologi Pendidikan. Palembang: IAIN Raden Fatah.
Sunarto, K. (1993). Pengantar Sosiologi. Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Tilaar, h a r. (2012). Pendidikan, Kebudayaan, dan Masyarakat Madani Indonesia. Rineka Cipta. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=532494
Zamroni. (2011). Pendidikan Demokrasi pada Masyarakat Multikultural. Gavin Kalam Utama. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=615977.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
AMI Journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.