Pengaruh Diskusi Kelompok Guru Sebidang Terhadap Kompetensi Profesional Guru di SMP Swastamuhammadiyah 48 Medan
Abstrak
Dalam penelitian ini pentingnya peningkatan kompetensi profesional guru dalam menunjang mutu pendidikan. Kompetensi profesional guru mencakup penguasaan materi pelajaran secara mendalam, kemampuan mengelola pembelajaran, pemanfaatan teknologi informasi, serta evaluasi yang objektif. Namun, di SMP Swasta Muhammadiyah 48 Medan masih ditemukan keterbatasan guru dalam penguasaan materi dan pemanfaatan teknologi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kompetensi guru adalah melalui diskusi kelompok guru sebidang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan diskusi kelompok guru sebidang, menilai kompetensi profesional guru, serta menganalisis pengaruh diskusi kelompok guru sebidang terhadap kompetensi profesional guru di SMP Swasta Muhammadiyah 48 Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket. Analisis data meliputi uji normalitas, uji linearitas, dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan diskusi kelompok guru sebidang di SMP Swasta Muhammadiyah 48 Medan berjalan baik. Kompetensi profesional guru berada pada kategori baik. Berdasarkan analisis regresi diperoleh nilai t_hitung = 6,534 > t_tabel = 2,093 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh signifikan diskusi kelompok guru sebidang terhadap kompetensi profesional guru. Nilai koefisien determinasi (R² = 0,492) menunjukkan bahwa diskusi kelompok guru sebidang memberikan kontribusi sebesar 49,2% terhadap kompetensi profesional guru, sedangkan sisanya 50,8% dipengaruhi oleh faktor lain. Dengan demikian, forum diskusi guru sebidang terbukti efektif sebagai sarana peningkatan kualitas profesionalisme guru.Referensi
Azizah, F. J. (2023). Penggunaan Metode Diskusi Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Fikih Kelas X Madrasah Aliyah Negeri 1 Probolinggo Tahun Ajaran …. http://digilib.uinkhas.ac.id/23723/
Fabiana Meijon Fadul. (2019). Kesulitan Belajar Bagi Siswa di SD. 1–17.
Firman, F. (2016). Peranan MGMP Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam SMA di Kota Balikpapan. JST (Jurnal Sains Terapan), 2(1), 27–33. https://doi.org/10.32487/jst.v2i1.113
H.M. Syarafudin dan Hastuti Diah Ikawati. (2020). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Profesionalisme Guru. Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (Online), 1(2), 47–51. https://doi.org/10.36312/jcm.v1i2.87
Hidayati, S., Noor, I. H. M., Sabon, S. S., Joko, B. S., & Wijayanti, K. (2020). Peran Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran di SMA.
Humairoh, F. (2022). Metode Pemb : Mengoptimalkan Pembelajaran Melalui Diskusi Kelompok : Strategi dan Manfaatnya. Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, Universitas Riau, 3. https://osf.io/preprints/gax5n
Soesana, A., Subakti, H., Salamun, S., Tasrim, I. W., Karwanto, K., Falani, I., Bukidz, D. P., & Pasaribu, A. N. (2023). Metodologi Penelitian Kualitatif.
Sopian, A. (2016). Tugas, Peran, Dan Fungsi Guru Dalam Pendidikan. Raudhah Proud To Be Professionals : Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 1(1), 88–97. https://doi.org/10.48094/raudhah.v1i1.10
Sugiyono. (2020). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D.
Ulfa Fatimah, Asianna Manik, Paiman Eliazer Nadeak, & Sri Yunita. (2024). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengembangan Profesi Guru di Era Digital. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa Dan Pendidikan, 4(3), 107–115. https://doi.org/10.55606/cendekia.v4i3.2979
Widya Ulfa, S., Suryani Nasution, A., Hasibuan, A. K., Natasya, A., Budiman, B., Azmi, K., & Nasution, M. (2024). Kompetensi Profesional Guru dalam Proses Pembelajaran. 2(4), 24–38. https://doi.org/10.61132/yudistira.v2i4.1128
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
AMI Journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.