Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Peserta Didik Menggunakan Metode Problem Based Learning Pada Pelajaran Bahasa Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.30821/eunoia.v2i2.2073Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan dan hasil belajar belajar peserta didik dengan penerapan metode Problem Based Learning (PBL). Guru menyampaikan tujuan, pokok-pokok pembelajaran, melaksanakan diskusi kelompok, latihan soal, memberikan motivasi belajar dan kesimpulan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kepada siswa kelas X MIPA 1 SMA Nurul Amal Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus dilakukan dua kali pertemuan dimulai dengan tahapan perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan metode Problem Based Learning (PBL) dan refleksi. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi atau pengamatan. Analisis data dilakukan dengan perbandingan antara hasil tes pada siklus 1 dan siklus 2 dengan teknik deskriptif. Artinya dari data yang diperoleh dalam penelitian ini disajikan apa adanya kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mendapatkan gambaran mengenai fakta yang ada dan mendeskripsikan sesuai dengan fenomena. Sedangkan untuk mengukur prestasi belajar siswa menggunakan sistem rata-rata kelas pada hasil evaluasi tiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil dan aktivitas belajar peserta didik kelas X MIPA 1 SMA Nurul Amal Palembang dalam pembelajaran Bahasa Indonesia mengalami peningkatan, hal ini ditunjukkan hasil observasi dan hasil tes hasil belajar Bahasa Indonesia. Dengan hasil tersebut maka disimpulkan penerapan metode problem based learning dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik pada pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas X MIPA 1 SMA Nurul Amal Palembang.References
Fathurrohman, M. (2015). Model-model pembelajaran. Jogjakarta: Ar-ruzz media.
Laily, I. F. (2015). Pendekatan Komunikatif dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Di SD/MI. Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI, 2(1).
Maryati, I. (2018). Penerapan model pembelajaran berbasis masalah pada materi pola bilangan di kelas vii sekolah menengah pertama. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(1), 63-74.
Mundziroh, S., Sumarwati, S., & Saddhono, K. (2013). Peningkatan kemampuan menulis cerita dengan menggunakan metode picture and picture pada siswa sekolah dasar. Basastra, 1(2), 318-327.
Nurizzati, N. (2012). Pola Pengintegrasian Pembelajaran Komponen Kebahasaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia SMA/MA. Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni, 10(2)
Prihatin, Y. (2017). Problematika keterampilan menyimak dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Jurnal Sastranesia, 5(3), 45-52.
Saleh, M. (2013). Strategi Pembelajaran Fiqh dengan Problem-Based Learning. Jurnal Ilmiah Didaktika: Media Ilmiah Pendidikan dan Pengajaran, 14(1).
Suardana, P. (2019). Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan Metode Demonstrasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Permainan Tolak Peluru. Journal of Education Action Research, 3(3), 270-277.
Septikasari, R., & Frasandy, R. N. (2018). Keterampilan 4C abad 21 dalam pembelajaran pendidikan dasar. Tarbiyah Al-Awlad, 8(2), 107-117.
Sholeh, K. (2013). Pengembangan Teks Materi Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Buku Ajar Berbasis Multiple Intelligences Dalam Kurikulum 2013.
Yuniarti, Y. (2016). Pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Pemecahan Masalah
Matematis. EduHumaniora| Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru, 2(2).
Windari, P. A. A. (2017). Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Inggris Di Kelas Xii Ipa 1 Sma Dwijendra Denpasar. LITERA: Jurnal Litera Bahasa dan Sastra, 3(1).