PERKEMBANGAN SOSIAL MASYARAKAT PADA MASA PENJAJAHAN
Abstrak
Perkembangan sosial masyarakat pada masa penjajahan di berbagai negara dapat berbeda-beda tergantung pada konteks historis, politik, dan sosial masing-masing negara. Namun secara umum, penjajahan dapat berdampak negatif pada perkembangan sosial masyarakat di bawahnya. Di Indonesia, misalnya, penjajahan Belanda selama hampir tiga abad telah mengakibatkan berbagai perubahan sosial dalam masyarakat Indonesia. Selama masa penjajahan, Belanda telah memperkenalkan sistem kasta yang memisahkan masyarakat Indonesia ke dalam beberapa kelompok berdasarkan ras, agama, dan status sosial. Sistem kasta ini telah menciptakan kesenjangan sosial yang besar antara orang Indonesia pribumi dan orang Belanda atau keturunan Belanda. Sebelum Belanda menguasai Indonesia, telah terjadi penjelajahan samudera dalam konteks imperialisme dan kolonialisme kuno ke nusantara.Portugis dan Spanyol adalah dua negara yang menjadi pelopor dan sangat antusias dalam penjelahan samudera. Sehingga untuk mencegah agar tidak terjadi persaingan yang tidak sehat antara kedua negara, atas prakarsa Paus Alexander VI, penguasa Agama Katolik di Vatikan, merasa perlu mengatur penjelajahan samudera pada dua negara yang mayoritas penduduknya beragama Katolik.Referensi
Amin, M. (2019). Pendidikan Islam Masa Penjajahan Belanda Dan Jepang. Jurnal Pilar, 10(2), 1–11.
Arifin, F. (2020). Pembelajaran Sejarah pada Masa Kolonialisme Belanda. 9(2), 126– 153.
Gaastra, F. S. (2007). Organisasi VOC. Sejarah Nusantara ANRI, hlm 29.
Jayusman, I. (2019). Peranan Orang Cina Dalam Perdagangan Di Jawa Pada Zaman VOC Abad XVII. Bihari: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Ilmu Sejarah, 02(02), 1– 10
Kertiasih, N. N. (2019). Bahasa Indonesia Dan Perjuangan Bangsa. KULTURISTIK: Jurnal Bahasa Dan Budaya, 3(1), 75. https://doi.org/10.22225/kulturistik.3.1.952
Modul Pendidikan Guru. (n.d.). Kehidupan Bangsa Indonesia pada masaKolonial, Pergerakan Nasional, Penjajahan Jepang hingga Kemerdekaan. 99–140.
Rohman, M. (2018). Kebijakan Pendidikan Islam Masa Penjajahan Jepang. Al-Hikmah: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 02(Kebijakan Pendidikan Islam), 15–33
Supratman. (2015). Arsitektur Eropa di Indonesia. Jurnal Arsitektur, 1–12.
Syafrizal, A. (2015). Islamuna: Jurnal Studi Islam. Islamuna: Jurnal Studi Islam, 2(2), 235–253.
Syafrizal, A. (2015). Islamuna: Jurnal Studi Islam. Islamuna: Jurnal Studi Islam, 2(2), 235–253.
Syukur, A. (2017). Historiografi Belandasentris. Jurnal Sejarah Lontar, 7(2), 41. https://doi.org/10.21009/lontar.072.04.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
Bright Vision Journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.