ALHIKMAH DALAM PERSPEKTIF ALQURAN AL-KARIM DAN IMPLIKASINYA TERHADAP TUGAS GURU

Authors

  • Abd Halim Nasution

DOI:

https://doi.org/10.30829/taz.v7i1.255

Abstract

Hikmah seperti mata uang dua sisi, satu sisi sebagai ilmu pengetahuan dan sisi lainnya adalah pengamalan pengetahuan itu sendiri, orang yang memiliki hikmah adalah orang yang bijaksana karena dia berbuat sesuai dengan pengetahuan yang dimilikinya. Guru sebagi orang yang memiliki kewenangan melaksanakan tugas pembelajaran tugas mendidik anak unuk menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah, disebut dalam QS. An-Nahl: 125 harus melaksanakannya dengan “hikmah", sebagai tenaga pendidik harus memiliki pengetahuan yang mendalam dan benar tentang berbagai aspek yang berkaitan dengan proses pembelajaran itu sendiri, antara lainmemahami peserta didik, memiliki pengetahuan merancang pembelajaran, mengetahui dan menguasai substansi keilmuan, menjadi uswatun hasanah. Dari segi sikapguru harus memiliki sikap ikhlas, konsisten, sabar dan lemah lembut.  Bertindak sesuai dengan norma hukum, norma sosial dan memiliki konsistensi dalam bertindak sesuai dengan nilai-nilai agama, berakhlak mulia dan dapat menjadi teladan, dan memiliki perilaku yang diteladani peserta didik dan megamalkan terlebih dahulu informasi yang telah didapat sebelum disajikan kepada anak didiknya

Downloads

Published

2018-04-11

How to Cite

Nasution, A. H. (2018). ALHIKMAH DALAM PERSPEKTIF ALQURAN AL-KARIM DAN IMPLIKASINYA TERHADAP TUGAS GURU. Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam, 7(1). https://doi.org/10.30829/taz.v7i1.255

Issue

Section

Articles