NILAI-NILAI KEISLAMAN DALAM KESENIAN MASYARAKAT KASEPUHAN SINAR RESMI
DOI:
https://doi.org/10.30829/taz.v12i2.3069Abstract
Penelitian ini menyelidiki pengaruh nilai-nilai Islam terhadap kesenian di komunitas Kasepuhan Sinar Resmi. Kelompok budaya ini memiliki sejarah yang kaya akan keberadaan di wilayah tertentu dan menjunjung tinggi tradisi Islam. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana nilai-nilai Islam, seperti penghormatan terhadap alam, prinsip-prinsip etika, kohesi sosial, dan kasih sayang, tercermin dalam ekspresi artistik masyarakat, termasuk seni lukis, seni ukir, seni musik, dan seni pertunjukan. Dengan menggunakan observasi partisipatif, wawancara dengan seniman dan tokoh masyarakat, serta analisis kreasi artistik, temuan-temuan yang ada menunjukkan adanya pengaruh yang mendalam dari nilai-nilai Islam terhadap karya seni yang dihasilkan oleh Kasepuhan Sinar Resmi. Para seniman di dalam komunitas ini menyampaikan pemahaman yang mendalam tentang Islam melalui karya-karya mereka, yang menginspirasi para pemirsa untuk merenungkan makna hidup dan prinsip-prinsip agama. Penelitian ini menyoroti manifestasi nilai-nilai religius dalam seni dan bagaimana seni berfungsi sebagai media untuk menyampaikan pesan-pesan spiritual di dalam komunitas Kasepuhan Sinar Resmi, serta memberikan wawasan untuk penelitian lebih lanjut dalam konteks yang sama.References
Asy’ari, M. (2017). ISLAM DAN SENI M. Asy’ari Dosen Jurusan Tarbiyah STAIN Datokarama Palu. Hunafa, 4(2), 1–6.
Hidayat, D., & Hafiar, H. (2019). Nilai-nilai budaya soméah pada perilaku komunikasi masyarakat Suku Sunda. Jurnal Kajian Komunikasi, 7(1), 84. https://doi.org/10.24198/jkk.v7i1.19595
Marwoto, O. H. (2014). Peran Penting Dalam Perkembangan Seni Islami Di Indonesia. CORAK Jurnal Seni Kriya, 3(1), 78.
Mawaddahni, S. (2017). Filosofi Hidup sebagai Wujud Kearifan Lokal Masyarakat Adat Kasepuhan Sinar Resmi. Local Wisdom : Jurnal Ilmiah Kajian Kearifan Lokal, 9(2). https://doi.org/10.26905/lw.v9i2.1976
Musleh. (2018). Nilai-nilai Pendidikan Islam dalam Kesenian Macopat (Studi Etnografi Kebudayaan Masyarakat Madura di Sumenep Tahun 2018). Kariman, Volume 06, Nomor01, Juni 2018, 06(01), 21–44. https://jurnal.inkadha.ac.id/index.php/kariman/article/view/10
Mutaqin, Z., & Iryana, W. (2018). PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT KASEPUHAN ADAT BANTEN KIDUL-KABUPATEN SUKABUMI. Religious: Jurnal Studi Agama-Agama Dan Lintas Budaya, 2(2), 92–106. https://doi.org/10.15575/rjsalb.v2i2.3098
Pitoyo, A. J., & Triwahyudi, H. (2018). Dinamika Perkembangan Etnis di Indonesia dalam Konteks Persatuan Negara. Populasi, 25(1), 64. https://doi.org/10.22146/jp.32416
Prabowo, Y. B., & Sudrajat, S. (2021). Kearifan Lokal Kasepuhan Ciptagelar: Pertanian Sebagai Simbol Budaya & Keselarasan Alam. Jurnal Adat Dan Budaya Indonesia, 3(1), 6–16. https://doi.org/10.23887/jabi.v3i1.31102
Rahmawati, R. et al. (2008). Pengetahuan Lokal Masyarakat Adat Kasepuhan : Sodality :Jurnal Trandisiplin Sosiologi, Komunikasi Dan Ekologi Manusia, 02(02), 151–190.
Srimulyani, E., & Istiqamatunnisak, I. (2019). Analisis Terhadap Nilai-Nilai Islam Dalam Kesenian Rapai Geleng. Jurnal Ilmiah Islam Futura, 17(2), 261. https://doi.org/10.22373/jiif.v17i2.2887






